Polri Bentuk Satgas Antimafia Bola Jilid II

Polri Bentuk Satgas Antimafia Bola Jilid II | Istimewa

Beritacas.com - Polri terus berkomitmen dalam upaya pemberantasan mafia bola di sepak bola tanah air. Kali ini aparat kembali membentuk Satgas Antimafia Bola Jilid II untuk mencegah dan menindak terhadap para pelaku pengaturan skor atau match fixing.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Satgas ini mulai bekerja sejak Selasa (6/8) kemarin. Dalam Surat Perintah (Sprint) Kapolri, Satgas ini akan bekerja selama 4 bulan dengan opsi perpanjangan. Brigjen Pol Hendro Pandowo ditunjuk kembali memimpin tim ini.

“Hal ini dimunculkan lagi karena adanya apresiasi dari masyarakat Indonesia yang menghendaki bahwa persepakbolaan Indonesia khususnya di Liga 1 yang akan digelar tahun ini harus betul-betul terselenggara dengan bersih, bermartabat dan berprestasi,” ujar Dedi di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (8/8).

Pembentukan Satgas Antimafia Bola II juga karena ada perkasa pengaturan skor yang sampai saat ini masih berlangsung. Yakni yang menjerat Pemilik Klub PS Mojokerto Putra, Vigit Waluyo dan mantan Exco PSSI, Hidayat.

“Satgas ini tidak hanya fokus di tingkat pusat, tapi dibagi menjadi 13 wilayah, sesuai dengan wilayah di mana liga itu digelar,” tambah Dedi.

Di seluruh wilayah tersebut, juga dibentuk Sub Satgas yang dipimpin oleh Ditreskrimum di masing-masing Polda. Dengan demikian, diharapkan kinerja Satgas bisa semakin efisian dalam pengungkapan kasus.

“Kehadiran 23 Sub Satgas itu benar-benar ingin memastikan setiap pertandingan yang digelar di 13 provinsi itu harus bebas dari match fixing atau praktik mafia bola yang mengganggu prestasi sepakbola Indonesia,” tegas Dedi. [Jawapos.com]

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...