TKN: Akan Lebih Terhormat Jika Prabowo-Sandi Hadiri Penetapan Jokowi-Amin Oleh KPU

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno | Istimewa

Beritacas.com Badan Pemenangan Nasional (BPN) memastikan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak akan menghadiri penetapan capres terpilih oleh KPU. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyinggung soal rekonsiliasi.

"Itu hak mereka dan tidak berpengaruh terhadap hasil namun ini sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait rekonsiliasi. Bagaimana Pak Jokowi sedari awal menginisiasi rekonsiliasi tapi tak bersambut," kata anggota TKN, Achmad Baidowi atau Awiek, Jumat (28/6/2019).

"Gimana mau bicara rekonsiliasi, untuk hadir saja di forum resmi tidak mau," imbuh dia.

Awiek menyebut keputusan Prabowo-Sandi tidak menghadiri penetapan capres terpilih oleh KPU bisa menimbulkan beragam persepsi di masyarakat. Dia lantas menyinggung pidato Prabowo usai MK memutuskan menolak gugatan hasil pilpres yang dilayangkan pasangan calon nomor urut 02 itu.

"Nanti publik akan menilai seolah-olah tidak menerima kekalahan, termasuk juga dalam pidato pascaputusan MK, tak ada ucapan selamat kepada Jokowi-KH Ma'ruf Amin," ucap Awiek.

"Padahal sesuai UU 7/2017 bahwa putusan MK itu final dan mengikat. Artinya tidak ada upaya hukum lain yang dapat ditempuh," imbuh dia.

Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut Prabowo-Sandi tak akan hadir dalam acara penetapan capres terpilih. Kehadiran keduanya disebut akan diwakili.

"Tidak (hadir). Diwakili oleh tim yang ditunjuk dan saksi dari BPN," kata Dasco.

KPU sendiri menyatakan tak ada kewajiban bagi pasangan capres-cawapres untuk menghadiri acara ini. "Iya tak wajib hadir, tapi kami tentu berharap hadir. Mereka bisa datang semua, paslon 01, 02. Kan kurang semarak kalau yang datang cuma salah satu," ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (28/6).

Sumber: Detikcom

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...