Soenarko Datangi Markas BPN Prabowo Sandi di Kertanegara

Soenarko tersangka dugaan kasus kepemilikan senjata api saat mendatangi markas BPN Prabowo Sandi di Jalan Kertanegara | Istiemwa


Beritacas.com - Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko yang sempat ditahan karena kasus kepemilikan senjata api ilegal datang ke Jalan Kertanegara. Namun, ia tidak masuk ke markas utama BPN Prabowo-Sandi, tapi di rumah sebelahnya.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Soenarko datang mengenakan topi putih dan baju kemeja berwarna biru muda. Ia datang sekira pukul 16.51 WIB. Saat di pintu gerbang dia langsung disambut dengan seseorang yang memanggilnya jenderal. Namun tak sampai 10 menit dia meninggalkan rumah tersebut.

Berdasarkan informasi yang ada di lapangan, rumah yang terletak tepat di sebelah kediaman pribadi Prabowo itu juga merupkan markas BPN Prabowo-Sandi.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiande mengatakan, dirinya tidak mengetahui kedatangan Soenarko. Karena dalam pertemuan dengan ketua umum parpol dia tidak ada. Sehingga dia menduga Soenarko bertemu dengan Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso.

“Saya enggak ketemu Pak Soenarko, soalnya di dalem enggak ada Pak Soenarko, ya mungkin ketemu dengan pimpinan BPN Pak Djoksan (Djoko Santoso),” ujar Andre kepada JawaPos.com, Kamis (27/6).

Sementara terpisah, seorang petugas keamanan yang namanya enggan disebutkan membenarkan Soenarko datang untuk menemui Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. Mengenai isi pertemuan dia tidak mengetahuinya.

“Itu tadi Pak Soenarko ketemu Pak Djoksan di dalam. Emang ketemu dia,” jelas seorang petugas keamanan.

Diketahui, Soenarko sudah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal pada Mei dan ditahan di Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan. Dia ditahan pada 20 Mei setelah diperiksa di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI terkait dugaan kepemilikan senjata api ilegal dari Aceh. Senjata itu diduga digunakan untuk kerusuhan 22 Mei.

Tak berselang lama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengajukan penangguhan penahanan terhadap Soenarko. Mabes Polri kemudian mengabulkan penangguhan penahanannya.

Sumber: Jawapos

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...