Setelah Soekarno, Jokowi Adalah Sipil Yang Terpilih 2 Kali Jadi Presiden

Setelah Soekarno, Jokowi Adalah Sipil Yang Terpilih 2 Kali Jadi Presiden | Istimew

Beritacas.com - Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyatakan Joko Widodo (Jokowi) membuat sejarah sebagai presiden berlatar belakang sipil setelah Soekarno yang terpilih kembali dalam dua pemilihan umum yang berbeda.

"Tak bisa kita pungkiri atau bisa kita benarkan beliau (Jokowi, red) adalah presiden yang pertama dari kalangan sipil yang terpilih untuk lebih dari satu kali," kata Emrus.

Hanya saja, harus dicatat bahwa keterpilihan Jokowi itu bukanlah setingan. Jokowi adalah sosok pemimpin yang muncul secara natural, tak dirancang dua periode. Jokowi bisa memimpin dua periode karena memang dipilih rakyat.

"Rakyat yang membuat keputusan, sehingga beliau diberikan dua periode. Pertama-tama bukan karena latar belakang Jokowi sipil, tapi karena kinerja Pak Jokowi memuaskan rakyat," ujarnya.

Jokowi juga tokoh sipil pertama yang memenangi pemilihan presiden secara langsung, setelah Megawati Soekarnoputri gagal dalam dua kali upayanya, demikian juga Jusuf Kalla dan Amien Rais.

Bagi Emrus, putusan MK yang menolak gugatan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengakhiri semua kalkulasi hasil akhir Pilpres. Dalam demokrasi Indonesia, juri terakhir apabila ada sengketa adalah institusi hukum dalam hal ini Mahkamah Konstitusi (MK). Dan MK sudah memutuskan dan semua pihak harus menerima dan menaati.

"Karena keputusannya final and binding," imbuhnya.

Baginya, sebaiknya tak ada lagi perdebatan soal putusan MK itu, sebab para hakim MK sudah memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk menyampaikan data dan faktanya. Para hakim MK juga sangat terbuka.

"Maka hentikan perdebatan soal proses peradilannya karena sudah terbuka dan jelas keputusannya," kata Emrus.

Dia juga berharap semua pihak tetap mengapresiasi Prabowo. Sebab tak bisa dibayangkan bagaimana demokrasi Indonesia bila pemilu kemarin hanya menyajikan calon presiden tunggal. Prabowo dan parpol pendukungnya bekerja, sehingga Jokowi dan pendukungnya juga bekerja menelurkan ide-ide pembangunan bangsa ke depan sebagai materi kampanye.

"Jadi semua sudah berjalan dengan baik. Saatnya kini kita akui apa yang disampaikan Pak Jokowi kemarin. Bahwa dirinya adalah pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia. Tak ada 01, 02, yang ada 3, yakni sila persatuan Indonesia," tukas Emrus.

Sumber: Beritasatu

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...