Hakim MK Tegur Bambang Widjojanto: Sidang MK Tidak Menyeramkan

Hakim MK Tegur Bambang Widjojanto: Sidang MK Tidak Menyeramkan | Istimewa


Beritacas.com - Hakim Mahkamah Konstitusi I Dewa Gede Palguna mengingatkan Ketua Kuasa Tim Hukum Prabowo-Sandi Bambang Widjojanto (BW) soal dugaan ancaman terhadap saksi yang memberikan keterangan dalam sidang sengketa Pilpres di MK. Persidangan di MK, kata Palguna tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang menyeramkan.

"Saya ingin menyampaikan, seolah-olah jangan sampai sidang ini dianggap begitu menyeramkan sehingga orang merasa terancam untuk berikan keterangannya di hadapan mahkamah," ujar Palguna di sidang PHPU Pilpres di ruang sidang Pleno MK, Selasa (18/6).

Dalam sidang tersebut, BW meminta kepada majelis hakim MK agar memerintahkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan saksi dari Prabowo-Sandi yang akan memberikan keterangan di persidangan sengketa PHPU Pilpres.

Palguna menegaskan sepanjang sejarah berdirinya MK, sejak tahun 2003 sampai sekarang belum pernah ada orang yang merasa terancam ketika memberikan keterangan di hadapan mahkamah. Palguna pun menjamin keamanan siapapun yang akan memberikan keterangan selama di MK.

"Ketika seseorang memberikan keterangan entah sebagai saksi atau sebagai ahli atau sebagai pihak-pihak yang berada di dalam pelaksanaan kewenangan mahkamah, selama berada di dalam ruangan MK tidak boleh ada satu orang pun yang merasa terancam," tandas dia.

Menurut Palguna, sesuai konstitusi, tidak boleh ada satu orang pun yang merasa terancam ketika memberikan keterangan di hadapan MK. Menurut dia, publik harus tahu dan disampaikan dalam persidangan yang terbuka.

"Jadi oleh karena itu, dalam persoalan ini sekaligus saya ingin menegaskan kepada Pak Bambang, itulah posisi mahkamah. Jadi, selama dia memberikan keterangan di sini tidak boleh ada seorang pun yang merasa terancam, ketika hendak melaksanakan hak konstitusional secara damai di hadapan mahkamah," pungkas dia.

Sumber: Beritasatu

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...