BPN: MK Tak Berwenang Menetapkan Pemenang Pilpres

Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak | istimewa


Beritacas.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengakui Mahkamah Konstitusi (MK) tak berwenang menetapkan pemenang pemilihan presiden (pilpres). Namun, mereka tetap memasukkan tuntutan itu ke dalam petitum yang diajukan dalam sidang perdana sengketa Pilpres di MK.

"Betul-betul. Bukan domainnya MK. Tapi ketika MK memutuskan didiskualifikasi tentu pemenang pemilunya adalah BPN (Prabowo-Sandi)," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Sabtu, 15 Juni 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU), jelas dia, harus memutuskan Prabowo-Sandi menang dalam pilpres jika MK mendiskualifikasikan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hal itu sesuai dengan salah satu petitum yang diajukan Prabowo-Sandi.

Menurut dia, petitum mendiskualifikasikan dan penetapan pemenang pilpres adalah satu paket. Apabila petitum diskualifikasi dikabulkan, otomatis petitum penetapan pemenang pilpres mengikuti.

"Jadi keputusan MK itu kan final. Nah tinggal secara formal nanti yang mengesahkan adalah KPU," jelas Dahnil.

Kubu Prabowo-Sandi mengajukan 15 petitum ke Mahkamah Konstitusi. Pada poin kelima dan keenam, MK diminta mendiskualifikasikan Jokowi-Ma'ruf dan memenangkan Prabowo-Sandi.

Sumber: Medcom

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...