Jadi Contoh, Presiden Jokowi Bayar Zakat Mal, Begini Jumlahnya

Presiden Joko Widodo saat membayar zakat Mal | Istimewa


Beritacas.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali membayar zakat mal bersama para menteri, kepala lembaga, hingga direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di bulan suci Ramadan 1440 Hijriah.

Jokowi dan sejumlah pejabat tinggi negara menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang membuka layanan pembayaran zakat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, Jokowi dipersilakan duluan untuk membayar zakatnya kepada petugas yang telah menunggu di meja.

Sang presiden lalu mengeluarkan uang dari sebuah kantong bermotif batik. Ia lalu menyerahkan uang tersebut kepada petugas.

Petugas pun dengan sigap menghitung jumlah total uang dengan pecahan Rp100 ribu merupakan zakat Jokowi tersebut. Setelah dihitung, total zakat yang disalurkan Jokowi Rp. 55 juta.

Setelah Jokowi para pejabat lain pun mulai melaksanakan pembayaran zakat di meja yang telah disediakan.

Beberapa di antaranya adalah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Pun Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofian Djalil, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemudian Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jaksa Agung Prasetyo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Selanjutnya Ketua Dewan Pertimbangan Nasional (Wantimpres) Sri Adiningsih, anggota Wantimpres Agum Gumelar, hingga Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin.

Penyaluran zakat Jokowi dan sejumlah pejabat negara ini langsung disaksikan Ketua Baznas Bambang Sudibyo.

Jokowi mengatakan zakat penting untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga mengentaskan kemiskinan. Ia pun mengajak semua pihak untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar lebih aman.

"Sekali lagi saya mengajak para muzaki (wajib pajak) untuk memberikan zakat melalui Baznas supaya lebih aman, dan juga ada keteraturan, tepat penyalurannya kepada penerima," kata Jokowi.

Ke depannya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap pengumpulan dan penyaluran zakat ini bisa terintegrasi secara digital serta basis data zakat dengan sistem yang lebih baik. Walhasil, kata dia, penyalurannya pun bisa berjalan efektif dan efisien.

Penyaluran zakat bersamaan ini telah dilakukan Jokowi sejak 2016. Selain pejabat pusat, kali ini pejabat daerah juga melakukan pembayaran zakat lewat perwakilan Baznas di masing-masing daerah.

CNN Indonesia

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...