Pelayanan Kapus Onolalu Ini Dipuji Warga Tapi Malah Beberapa Staffnya Tidak Suka.




Beritacas.com - Adalah sebuah cerita yang sangat aneh di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, tepatnya di UPTD Puskesmas Onolalu Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan. Cerita ini tentang Kepala Puskesmas Onolalu, Theresia Duha yang baru-baru ini dilaporkan oleh beberapa staff-nya dengan tuduhan telah bersikap kasar terhadap bawahannya.

Lalu benarkah Ibu Theresia Duha, Kepala Puskesmas Onolalu adalah seorang yang kasar?

Dihimpun dari berbagai cerita beberapa masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, mereka malah sangat-sangat berterima kasih kepada Ibu Theresia Duha karena mau membantu dengan sepenuh hati melayani masyarakat Onolalu tanpa memandang kedudukan, jabatan dan usia.

Bahkan pernah suatu waktu, ada pasien yang akan melahirkan dan butuh pertolongan. Kira-kira waktu itu jam menunjukkan pukul 01:00 WIB. Sebenarnya ada bidan desa yang diberdayakan oleh Kementerian Kesehatan (Bidan CPNS) untuk setiap desa, termasuk di wilayah Kecamatan Onolalu, tapi faktanya itu hanya mitos. Bidan Desa CPNS itu sangat jarang berkunjung ke desa yang menjadi tugasnya.



Kembali pada kasus ibu yang melahirkan tadi. Karena bidan yang menangani ibu yang akan melahirkan ini tidak kompeten dan merasa takut jika terjadi sesuatu, maka dihubungi lah Ibu Kapus, Theresia Duha. Menerobos dinginnya malam, Ibu Kapus dianggap kasar tersebut tiba di desa, lokasi ibu yang akan melahirkan tadi. Dengan datangnya Ibu Kapus tersebut, masalah teratasi, ibu dan bayi dapat diselamatkan.

Itu baru satu cerita, belum cerita yang lain-lain tentang pelayanan Ibu Kepala Puskesmas Onolalu.

Bahkan dikutip dari laman facebook Puskesmas Onolalu, Ibu Kapus Theresia Duha ini sudah sering melayani warga yang membutuhkan pertolongan, apakah itu tengah malam, subuh hari, maupun hari-hari biasa.

Jadi, Kenapa oknum-oknum staff-nya membenci beliau? Apakah karena sentimen? Atau jangan-jangan Ibu Kapus ini sangat tegas dan disiplin?

Bukankah dimana-dimana, jika pimpinan tegas dan disiplin maka banyak yang tidak suka?

Contohlah pada Presiden kita, Joko Widodo alias Jokowi, orang jujur, tegas dan bekerja keras tetapi masih banyak warganya yang mencemoh beliau. Banyak warganya yang menginginkan beliau untuk turun dari kepresidenan.



Ya….begitu juga kemungkinan besar yang terjadi kepada Ibu Kapus Theresia Duha. Ketika ada aturan yang ditegakkan, maka akan banyak orang tidak suka bahkan jika dimungkinkan sebuah ancaman terlayangkan untuk dirinya dan keluarganya.

Bukankah masih banyak warga Kecamatan Onolalu yang membutuhkan pertolongan dari Ibu Kapus tersebut?

Sebuah pertimbangan dipundak Kepala Dinas Kesehatan dan Bupati Nias Selatan untuk memikirkan secara bijaksana dalam pengambilan keputusan perihal masalah tersebut diatas. Apakah Kepala Puskesmas yang diganti atau OKNUM STAFF-NYA YANG HARUS DIPINDAHKAN/PECAT KARENA BISA DIANGGAP SEBAGAI PROVOKATOR ?

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...