Bocor dan Kehabisan Modal, Prabowo Galang Donasi

Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto | Istimewa


Beritacas.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggalang donasi untuk mendukung perjuangan politiknya dan Gerindra. Penggalangan dana ini ia umumkan lewat akun Facebook resminya, Kamis (21/6/2018) malam.

Prabowo mengatakan, proses demokrasi berbiaya tinggi di Indonesia menyebabkan banyak calon potensial justru kalah dukungan dari calon lain yang memiliki dana besar. Oleh karena itu, Partai Gerindra membutuhkan dukungan dan donasi dari masyarakat pendukungnya.

"Saya merancang suatu program pencari dana dari rakyat langsung, dari pendukung-pendukung saya, dan pendukung-pendukung Gerindra. Saya namakan @GalangPerjuangan," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan nomor rekening yang bisa digunakan untuk menampung bantuan dari para pendukungnya. Berapapun nilai bantuan yang dikirimkan akan sangat membantu perjuangan Gerindra.

"Saya mohon bantuanmu, berapa banyak itu tergantung kemampuanmu. Kalau kau, katakanlah, mengirim Rp 5 ribu kami sudah terima kasih. Kalau bisa kirim Rp 10 ribu, Rp 20 ribu dan seterusnya akan sangat berarti," kata Prabowo.

Sekjen Partai Gerinda, Ahmad Muzani mengatakan bahwa penggalangan dana ini dikarenakan kondisi keuangan Partai Gerinda yang tidak mencukupi.
"Jujur saja bahwa perjuangan yang besar, perjuangan yang berat, memerlukan dana perjuangan yang besar. Dan kemampuan kami untuk membiayai perjuangan ini terbatas. Sumber dana kami juga terbatas," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Muzani mengatakan sumber dana yang terbatas tersebut tidak diimbangi dengan biaya politik yang harus ditanggung partainya. Jadi, pihaknya harus melakukan cara-cara seperti penggalangan dana.

"Ya kami menyampaikan ini sebagai sebuah keadaan yang sebenarnya ya kami jujur saja kita memiliki cita-cita yang tulus, kita memiliki semangat, kita memiliki pembiayaan politik yang besar yang harus bisa digotong bersama-sama," tuturnya.

"Dan kalau kemudian kalau kader Gerindra simpati, orang-orang yang berempati bisa memberikan support dukungan dalam bentuk dana, berapa pun besarnya tentu kami akan sangat bergembira dan berterima kasih dan merasa mendapatkan kehormatan yang besar. Itulah kira-kira," lanjut Muzani.

Ia mengungkapkan dana yang berasal dari kolektif para anggota Dewan kader Gerindra juga tidak mencukupi kebutuhan biaya politik partainya. Dari dana tersebut, kata Muzani, hanya terkumpul sekitar 20 persen dari total pembiayaan yang dikeluarkan partainya.

"Jumlahnya kurang-lebih 20 persen dari total pembiayaan kami. Jumlah itu tentu saja sebagian besar digalang oleh sumber-sumber lain," kata Muzani.

Selain untuk memenuhi logistik menjelang Pilpres 2019, Muzani mengatakan penggalangan dana ini juga untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Hal itu juga untuk membangun kebersamaan masyarakat dengan partainya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...