Sadis!!! Pembunuhan Diatas Kapal Sibolga Nias, 3 Orang Tewas.

Suasana pasca pembunuhan sadis di atas kapal KM Wira Glori | Doc. FB

Beritacas.com – Rabu, (20/12/2018) dini hari, terjadi pembunuhan sadis di atas kapal penyeberangan Sibolga – Nias. Peristiwa ini terjadi ketika Kapal Wira Glori sedang dalam perjalan dari Sibolga menuju pelabuhan Gunungsitoli, Nias, Rabu dini hari.

Dari informasi yang diperoleh, ada 3 orang yang tewas termasuk terduga pelaku. Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Agus Adhitama. Menurut Agus, saat ini korban telah berada  dikamar mayat RS FL Tobing Sibolga. Sementara 1 orang korban yang mengalami kritis berat saat sedang dirawat di rumah sakit yang sama.

“Korban sementara ada 3 orang, (sudah) di kamar mayat. Sebenarnya terjadinya di Tapteng, jadi kami sedang kumpul dengan Pol Air. Nanti info lengkapnya saya akan sampaikan ya,” ujar Agus saat dikonfirmasi.

Korban yang tewas dalam pembunuhan sadis tersebut, yaitu:

Odalige Harefe (50 Tahun) Warga Desa Limba Barora, Kecamatan Gunungsitoli Utara. Kondisi, kritis dengan luka berat.

Anugrah (25 Tahun), Masinis II KM Wira Glori. Warga Gunungsitoli. Kondisi, meninggal dunia dengan luka tusukan pada dada.

Peringatan Ndruru (25 Tahun) Warga Botohili Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan. Kondisi, meninggal dunia dengan sobekan pada leher seperti ditebas dan bersimbah darah.

Terduga pelaku pembunuhan. Kondisi, meninggal dunia dengan sayatan pisau di leher.

Korban pembunuhan sadis diatas KM Wira Glori yang sedang berlabuh dari Sibolga menuju Nias | Doc. FB

Kronologis Kejadian

Menurut Komandan Posal Gunungsitoli, Letda Laut (P) Warnadi, S.Psi, bahwa sekitar pukul 01:00 WIB, terjadi perselisihan antara Anak Buah Kapal (ABK) dengan terduga pelaku. Perselisihan ini berawal ketika korban ABK sedang menjatuhkan tali kapal dan ternyata mengenai kamar mandi sehingga mengenai terduga pelaku.

Tidak senang dengan kejadian tersebut, terduga pelaku mendatangi korban dan terjadi pertengkaran diantara keduanya.

“Melihat adanya pertengkaran, ABK lain berusaha melerai dan mendamaikan keduanya. Tidak selesai disitu saja beberapa saat kemudian orang yang diduga pelaku kembali mendatangi korban yang sedang berada di buritan kapal dan langsung menikam korban dengan sebilah pisau sehingga korban bersimbah darah”, ujar Wanardi saat menjelaskan kronologis kejadian.

Ketika kondisi sudah panas, kemudian beberapa penumpang melaporkan kejadian tersebut kepada nakhoda kapal. Kemudian Nakhoda Kapal KMP. Wira Glory memerintah petugas keamanan kapal menuju TKP dan personel Pam menemukan dua orang korban sudah sekarat.

Korban ABK yang tewas ditikam diatas KM Wira Glori | Doc. FB

Petugas keamanan yang sudah tiba di TKP melihat terduga pelaku masih memegang pisau dan sebatang tongkat besi. Petugas kemanan tersebut kemudian mencoba membujuk pelaku agar tenang dan mau menyerahkan pisau dan tongkat besi tersebut kepada petugas.

"Seseorang yang diduga pelaku tersebut tidak menghiraukan bahkan mencoba menyerang personel Pam sehingga akhirnya Personel PAM mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 1 (satu) kali," jelas Warnadi.

Kemudian orang yang diduga Pelaku berusaha melarikan diri tanpa arah dalam kondisi kalut, sambil berlari menikam lehernya dan menyayat bagian pergelangan tangannya sebelah kanan, sampai akhirnya orang yang diduga pelaku tersungkur sebelum diamankan oleh Personil Pam.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...