Gila!!! Anggota DPRD Kader Partai Gerinda Ini Jadi Tersangka Pembakar Gedung Sekolah

Yansen Binti Tersangka Pembakaran Gedung Sekolah di Palangka Raya | Istimewa


Beritacas.com - Tim penyidik Polda Kalteng kembali menetapkan tersangka terhadap terduga pelaku pembakar SD di Palangka Raya, Kalteng. Kali ini giliran YB, anggota DPRD Fraksi Gerindra beserta AG, sopir pribadinya yang ditetapkan tersangka.

Penetapan tersangka terhadap kedua pihak tersebut, dilakukan setelah pihak kepolisian mengantongi dua bukti permulaan yang cukup perihal keterlibatan keduanya dalam kasus tersebut. Dengan ditetapkannya dua orang tersebut, maka total ada sembilan tersangka yang ditetapkan oleh pihak kepolisian.

“AG ditetapkan tersangka. Kesesuaian dengan saksi lain, status (saksi) YB dinaikkan menjadi tersangka (kebakaran SD, Red),” kata Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, Senin (4/9) malam, dilansir dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group).

Ihwal adanya penetapan tersangka terhadap YB, diawali ketika ia memenuhi panggilan Polda Kalteng, Senin (4/9) pukul 08.30 WIB. YB yang datang mengenakan baju safari ditemani pengacaranya Sukah L Nyahun, seorang staff dan seorang anggota keluarganya turun dari mobil Avanza hitam KH 742 AU. Tanpa basa-basi, YB dan Sukah langsung memasuki Gedung Ditreskrimum Polda Kalteng.

Selanjutnya, usai menjalani pemeriksaan marathon dari sekitar pukul 08.40 wib, hingga pukul 22.00 wib tadi malam atau lebih dari 13 jam, akhirnya Yansen Binti ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pembakaran SD.

Kondisi Gedung Sekolah SD di Palangka Raya yang dibakar | Istimewa

Saat menjalani pemeriksaan, sekitar pukul 11.30 WIB, YB ke luar dari gedung berlantai 2 tersebut. Raut wajahnya tampak pucat seperti sedang kelelahan. Namun, ia tetap berjalan santai menuju mobil pelat merahnya. Ketika dicecar beragam pertanyaan oleh awak media, YB tidak menjawab secara gamblang, kendati tak menghindari sorotan kamera wartawan.

“Nanti saja. Belum-belum selesai. Ini masih istirahat. Pemeriksaan belum selesai dan kami hanya istirahat sejenak untuk makan. Saya lupa berapa pertanyaan yang diberikan,” ucap YB sembari berlalu dan masuk ke dalam mobil dengan wajah yang terlihat sedikit muram.

Sementara menurut Suka L Nyahun, kliennya masih menjalani seputar pemeriksaan identitas saja. “Saat ini masih menjalankan pemeriksaan sebagai saksi, terkait dengan kasus pembakaran SD beberapa waktu lalu,” kata Sukah kepada sejumlah awak media.

Satu jam berlalu. Mobil yang membawa YB kembali lagi. Sama seperti sebelumnya, Yansen langsung masuk ke ruangan penyidik di lantai satu sebelah kanan gedung. Sekitar pukul 16.30 WIB sekitar empat mobil membawa puluhan penyidik baik dari Mabes Polri maupun Ditreskrimum meninggalkan Mapolda. Ternyata, tiga tim berbeda diterjunkan untuk menggeledah rumah dan kantor Yansen bekerja.

Informasi dari keluarga YB, dari rumah di Jalan Batu Suli V-C itu juga diamankan salah satu tersangka AG, sekitar pukul 12.30 wib atau tak lama setelah Yansen masuk melanjutkan pemeriksaan. Sang sopir pribadi YB dijemput untuk dikonfrontir dan akhirnya dijadikan tersangka juga serta langsung diterbangkan ke Jakarta melalui Banjarmasin.

Informasinya, AG diduga berperan sebagai penyedia sarana dan prasarana. Hanya saja, dari penggeledahan rumah YB Jalan Batu Suli V-C tersebut, informasi dari kepolisian menyebutkan petugas membawa jeriken ukuran 5 liter dan 25 liter.

“Ada puluhan polisi yang datang dan satu sopir Pak Yansen juga ikut dibawa petugas tadi (kemarin, Red),” katanya dengan mengungkapkan polisi juga membawa beberapa berkas dari rumah Yansen.

Ruang Komisi B DPRD Kalteng digeledah, karena YB juga sebagai anggota legislatif dari Fraksi Gerindra.

“Mereka datang dan meminta izin untuk melakukan penggeledahan di meja kerja Yansen dengan menunjukkan surat penggeledahan dari pengadilan. Pemeriksaan ini juga terkait dengan saksi dalam kasus pembakaran SD beberapa waktu lalu,” kata Sekwan DPRD Kalteng Tantan kepada awak media usai penggeledahan.

Sekitar 14 personel yang datang sempat menunjukkan surat tugas kepadanya. Menurutnya, tidak ada berkas yang dibawa petugas usai pemeriksaan. Di tempat lain, ruang kerja YB di Gedung KONI Kalteng Jalan Tjilik Riwut Km 0 juga tak luput dari kepolisian.

Sementara itu, di Mapolda Kalteng, penjagaan tampak diperketat. Wartawan yang masuk pun tak luput dari pemeriksaan oleh petugas jaga. Waktu menunjukkan pukul 20.05 wib. Pengacara Sukah L Nyahun ke luar gedung untuk melepas penat dari suasana ruangan pemeriksaan. Pengacara berkepala plontos itu sempat merasa keberatan dengan ulah oknum polisi yang mengabadikan momen pemeriksaan dari balik kaca ruangan tanpa seizinnya.

“Saya sudah menghargai proses hukum, ini malah foto-foto tanpa izin. Hargailah kita jangan foto sembunyi-sembunyi,” keluhnya. Hingga berita ini naik cetak pukul 23.00 wib tadi malam, pemeriksaan kepada Politisi Partai Gerindra tersebut masih terus berlanjut. [jawapos.com]

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...