Luar Biasa, Inilah 7 Bendungan Yang Siap di Era Presidebn Jokowi

Beritacas.com - Pemerintah Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyelesaikan 7 bendungan di Indonesia dari target pembangunan 65 bendungan selama 2015-2019. Tujuh bendungan tersebut di antaranya telah rampung.

1. Bendungan Bajulmati

Bendungan Bajulmati mulai dibangun tahun 2006 dan rampung pada tahun 2015. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 10 juta m3 dengan luas genangan 91,93 ha dan pembangunannya menelan biaya Rp 420 miliar. Bendungan ini mampu memasok air baku sebanyak 0,11 meter kubik per detik dan mampu digunakan untuk mengairi 1.800 hektar lahan pertanian. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Bajulmati | Istimewa

2. Bendungan Rajui

Bendungan Rajui terletak di Desa Masjid Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Bendungan ini mulai dibangun pada awal tahun 2011 dan selesai pada tahun 2015, membutuhkan biaya sebesar Rp 110,65 miliar. Dengan luas genangan 33,6 ha, bendungan ini diharapkan mampu menampung air sebanyak 2,67 juta meter kubik untuk mengairi areal persawahan seluas 4.790 ha. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Rajui | Istimewa

3. Bendungan Nipah 

Bendungan Nipah adalah waduk pertama yang dibangun di Pulau Madura, Jawa Timur. Pembangunan bendungan ini sudah digagas sejak tahun 1973 dan mulai kembali diteruskan pembangunannya pada tahun 2004. Bendungan ini akhirnya selesai dan diresmikan Presiden Jokowi pada Maret 2016. Bendungan Nipah dapat berfungsi dalam umur layanan 50 tahun dan mengairi irigasi sawah seluas 1.150 Ha. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Nipah | Istimewa

4. Bendungan Titab 

Bendungan Titab yang berlokasi di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai dibangun pada tahun 2011 dan rampung pada tahun 2015 lalu. Dengan kapasitas tampung 13 juta m3 dan luas genangan 68,83 ha, bendungan yang dibangun dengan biaya Rp 486 miliar tersebut bakal mengatasi kekeringan dan penanggulangan banjir terutama di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Titab | Istimewa

5. Bendungan Jatigede

Bendungan Jatigede berlokasi di Jawa Barat. Bendungan terbesar kedua di Indonesia setelah Jatiluhur tersebut dibangun sejak tahun 2007 dan rampung pada tahun 2015. Bendungan ini telah mengairi 90.000 hektar lahan sawah yang ada di Indramayu, Majalengka, dan Cirebon dengan kapasitas tampungan airnya yang mencapai 980,57 juta m3. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Jatigede | Istimewa

6. Bendungan Teritip

Bendungan Teritip di Kalimantan Timur dimulai pembangunannya sejak 2014 dan rampung pada akhir 2016 lalu. Bendungan ini memiliki luas genangan 94,80 hektare dengan kapasitas 2,43 juta m3. Bendungan ini menambah pasokan air baku Kota Balikpapan sebesar 250 liter/detik dari saat ini sebesar 1.000 liter/detik yang dipasok dari Bendungan Manggar. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Teritip | Istimewa

7. Bendungan Payaseunara

Bendungan Payaseunara, Aceh dibangun sejak 2001, dan rampung pada tahun 2015 lalu. Bendungan dengan kapasitas 1,3 juta m3 dan luas genangan mencapai 98 ha tersebut menghabiskan dana pembangunan Rp 94,89 miliar. Bendungan ini bermanfaat bagi penyediaan air baku sebesar 125 liter/detik dan menjadi salah satu sumber air utama di Aceh. Pool/Kementerian PUPR.

Bendungan Payaseunara | Istimewa






detik.com

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...