Jika Mega-SBY Langgeng Terus, Jokowi Akan Menang Mutlak di Pilpres 2019

Foto bersama para mantan Presiden RI di Istana Merdeka | Istimewa


Beritacas.com – Pertemuan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri dengan Preside RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka pada perayaan HUT Kemri ke-72 dinilai sebagai awal dari yang baik dalam mewujudkan sebuah koalisi antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat.

Menurut Ketua MPR, Zulkifli Hasan, pertemuan tersebut merupakan sinyal positif karena memberikan kesejukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pertemuan itu akan membuat sinyal positif, rakyat menjadi sejuk, aman, dan tentram," kata Zulkifli usai menghadiri Peringatan Hari Konstitusi, di Gedung Nusantara IV, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Dia menilai pertemuan itu menegaskan bahwa meskipun berbeda pandangan politik, namun jika terkait Merah-Putih tetap satu.

Bahkan, Partai Keadilan Sosial (PKS) menilai bahwa pertemuan tersebut bisa jadi sebuah rekonsiliasi atau langkah menuju sebuah koalisi.

"Bisa jadi tanda rekonsiliasi maupun koalisi. Tapi masih sangat awal untuk menentukan arahnya," jawab Mardani (18/8/2017).

Pertemuan Mega dan SBY di perayaan HUT Kemri 2017 | Istimewa


Pertemuan antara Mega dan SBY tidak lepas dari kepawaian seorang Joko Widodo (Jokowi). Bahkan Maruarar Sirait menyebut Jokowi sebagai maestro yang sangat berkualitas.

"Ini adalah masterpiece dari seorang maestro. Jokowi melahirkan masterpiece dalam sebuah event politik yang sangat berkualitas," puji Maruarar, (18/8/2017).

Tentu saja pertemuan tersebut menguntungkan posisi Jokowi sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

Seperti yang kita ketahui bahwa Presidential Threshold telah digolkan, maka dari koalisi yang ada akan menglahirkan hanya dua pasangan calon untuk Pilres 2019.

Dua pasangan calon tersebut tidak akan lepas dari Jokowi vs Prabowo. Artinya Pilpres 2014 akan terulang di Pilpres 2019.

Jika Partai Demokrat merapat ke koalisi Jokowi di Pilres 2019, maka kita sudah tahu pemenangnya, yakni Jokowi. Pilpres 2019 akan dikuasai dengan mudah oleh Jokowi.

Untuk saat ini, ada lima partai yang telah menyatakan mendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2019, yaitu Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai PKPI dan PPP.

Ada dua partai pendukung pemerintah Jokowi-JK yang belum menyatakan dukungannya, yaitu PKB dan PAN. Kedua partai masih menunggu dan melihat perkembangan politik ke depan. Tapi Jika Partai Demokrat merapat ke Jokowi, kemungkinan besar PAN juga akan merapat.

PKB sendiri bisa jadi akan mendukung Jokowi melihat kedekatan keduanya.

Kemesraan Jokowi SBY beberapa waktu yang lalu | Istimewa


PDI Perjuangan walaupun belum menyatakan akan mendukung Jokowi di Pilres 2019, tetapi kita sudah tahu arah kemana PDI Perjuangan akan berlabuh.

Megawati sebagai king maker PDI Perjuangan tidak akan melepaskan Jokowi begitu saja. Apalagi mendekati Pilpres 2019, Jokowi dan Mega semakin mesra.

Jadi jika, PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai PKPI dan PPP ditambah Partai Demokrat berkoalisi mengusung Jokowi pada Pilpres 2019, maka Pilpres 2019 adalah milik Jokowi.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...