Pedang Perang Menkum HAM Ditahan Paspampres Saat Upacara Hari Pancasila

Menkum HAM Yasona H. Laoly dengan pakaian adat Nias Selatan | Istimewa

Beritacas.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri digelar secara berbeda. Para peserta upacara mengenakan baju adat, termasuk Presiden Joko Widodo dan juga Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Para Menteri Kabinet Kerja juga nampak melakukan hal yang sama. Salah satunya adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dia mengenakan baju adat khas Nias Selatan, Sumatera Utara. Ia berpakaian lengkap, termasuk memakai senjata pedang sebagai ciri khas baju adat Nias Selatan.

"Ini baju kebesaran dari Nias Selatan. Jadi karena saya membaca Keppres hari ini dan dikatakan harus pakai baju adat makanya saya pakai baju ini. Kalau mau lengkapnya ada Kalabumbu," kata Yasonna di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon No 6, Jakarta, Kamis (1/6).

Namun sayangnya, pada waktu hendak masuk ke lokasi acara, pedang tersebut disita Paspampres. Yasonna tidak diperkenankan membawa pedang ke acara yang dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres JK itu.

Pedang Adat Nias Yasona Laoly yang ditahan Paspampres | Istimewa

"Iya tadi pedangnya enggak boleh masuk. Ditahan," ujar dia.


Penahanan pedang Yasonna itu dibenarkan oleh anggota Paspampres yang berada di pos penjagaan. "Itu tadi pedang Pak Menkumham. Enggak boleh masuk," ungkap salah satu anggota Paspampres di lokasi.

Sumber: kumparan

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...