Kampanye Putaran II, KPU: Ahok Djarot Harus Cuti

Foto: Doc. Relawan BADJA

Beritacas.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Dahliah menegaskan bahwa Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama  dan Djarot Saiful Hidayat yang juga sebagai petahana harus cuti dari jabatannya.

Hal ini menurut ketentuan undang-undang Nomor 10 Tahun 2016  Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

"Iya (Ahok harus cuti) kalau menurut ketentuan perundang-undangan, UU nomor 10 (UU 10/2016). Kampanye mengharuskan petahana untuk cuti. Kita kembalikan lagi kepada Undang-undang saja," ujar Dahliah, Sabtu (4/3/2017).

Rencananya masa kampanye putaran kedua Pilgub DKI Jakarta akan berlangsung selama 3 hari setelah penetapan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

"(Kampanye) 3 hari setelahnya sampai 3 hari sebelum pemungutan, sampai 15 April," ucap Dahliah.

Model kampenye tidak berbeda dengan putaran pertama. Namun, KPU DKI akan melakukan pendataan ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Masalah daftar pemilih, meski tidak ada dalam peraturan KPU, karena kebutuhan penataan DPT penting, kami ingin menambahkan pendaftaran pemilih, perbaikan DPT. Akan segera ditentukan dalam waktu dekat. Itu kami lakukan pendaftaran pemilih kita atur supaya mereka yang punya hak pilih bisa diakomodir di putaran ke dua," jelas Dahliah.

Untuk diketahui dalam Pilkada DKI 2017 putaran kedua, ada 2 pasangan cagub-cawagub yang akan kembali bertarung yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Di putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tersingkir.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...