Denny Siregar Sindir Sandiaga Uno, Begini Katanya

Denny Siregar | Doc. Pribadi | Facebook

Beritacas.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku masih mengeluarkan uang pribadi untuk keperluan kampanye putaran kedua ini. Dalam penuturannya, dirinya telah mengeluarkan sekitar 5-7 miliar hanya dalam dua minggu.

"Saya cek sekarang ini jumlah dari kami sudah keluar antara Rp5-7 miliar. Itu dari kantong pribadi," kata Sandiaga beberapa waktu yang lalu, Jumat (13/3/2017).

Sebelumnya pada kampanye putaran pertama, Sandiaga juga mengeluarkan uang pribadi sebesar Rp. 62,8 miliar.

Untuk menutupi pengeluaran kampanye pada putaran kedua ini, tim sukses Anis Sandi mencoba menggalang dana dari masyarakat. Namun jumlahnya belum dapat dipastikan. Menurut Sandi, jumlahnya masih dihitung jadi belum bisa disampaikan kepada publik.

"Enggak terlalu berharap banyak (dapat dana dari masyarakat), karena kami banyak menyentuh kelas menengah ke bawah," kata Sandi.

Keluhan Sandi tersebut diatas ternyata disindir oleh Denny Siregar. Dikutip dari laman facebooknya, Denny mengatakan bahwa dalam seminggu Ahok mampu mengumpulkan uang sebesar Rp. 5 miliar sementara Sandi dalam dua minggu malah mengeluarkan uang sebesar Rp. 7 miliar.

Bahkan lebih keras, Denny menyindir bahwa dari perbandingan tersebut sudah dapat menilai mana gubernur yang pintar cari duit dan gubernur yang pintar buang duit.

“Kalau Ahok dalam seminggu dapat dana kampanye 5 miliar, Sandiaga Uno malah sudah keluar 7 miliar..
Dari sini aja sudah keliatan siapa Gubernur yang pintar cari duit dan siapa yang nanti akan sibuk keluar duit...
Kalo gak jadi, mas Anies bisa ditonjok beneran nih..”


Lalu bagaimana dengan pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat?

Pada kampanye putaran pertama, Ahok Djarot berhasil mengumpulkan dana kampanye dari sumbangan masyarakat sebesar Rp. 60,1 miliar. Bahkan, pengumpulan dana kampanye dihentikan lebih awal mengingat, uang yang terkumpul sudah kelebihan.

"Pencapaian sebesar Rp 60,1 miliar kami rasa sudah sangat mencukupi untuk memberikan support pendanaan segala sesuatu untuk kampanye kemenangan pasangan nomor 2, Pak Basuki dan Pak Djarot," kata Joice Triatman, Wakil Bendahara Tim Pemenangan Ahok Djaort, Rabu (11/1/2017).

Sisa dana kampanye Ahok Djarot putaran pertama sebesar Rp. 4 miliar dikembalikan ke kas negara.

"Mungkin kita akan berikan Rp 4 miliar lebih ke kas negara," kata Ahok di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2017).

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...