CPNS - 2017

Saksi MUI: Karena Quran Tidak Akan Pernah Membohongi Siapapun

Istimewa
Beritacas.com - Saksi ahli dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammad Amin Suma menegaskan bahwa Al Maidah 51 dan Quran tidak akan membohongi siapa pun.

Amin menjawab pertanyaan dari majelis hakim dalam lanjutan sidang kasus Ahok terkait dugaan penistaan agama.

"Apakah saudara tahu yang dipermasalahkan dalam pernyataan sikap keagamaan MUI itu apa?" tanya majelis hakim.

"Yang utama, pertama itu adalah dibohongi pakai Al Maidah 51, dan pernyataan dibohongi dan dibodohi pakai Al Maidah 51 itu yang menjadi inti persoalan yang saya ketahui," jawab Amin yang di MUI menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa.

Majelis hakim bertanya lagi, kenapa kata-kata 'dibohongi dan dibodohi' bisa menjadi masalah. Menurut Amin, Al Quran tidak pernah membohongi siapapun.

"Masalahnya kata-kata dibohongi pakai Al Maidah 51 atau dibodohi pakai Al Maidah 51 karena Quran tidak akan pernah membohongi siapapun. Walau dengan dirinya sendiri," ujar Amin.

"Contohnya saya, dalam Al Quran kesaksian saya wajib menyatakan sebenar-benarnya walaupun kepada diri saya sendiri, kepada orang tua dan siapapun juga itu ada dalam Al Quran, tidak boleh saya mendustai diri saya," lanjutnya.

Amin melanjutkan, pada dasarnya tafsir Al Quran itu bisa berbeda-beda. Oleh sebab itu ada beberapa ulama yang melarang penerjemahan dari Al Quran.

"Jangan terjemahannya, tulisannya juga bermacam-macam. Termasuk pemimpin, bahkan di Indonesia ada yang mengartikan ketua RT sampai presiden. Kata wali itu ada segala macam. Itulah kenapa ada sebagian ulama melarang menerjemahkan Al Quran," urai Amin.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...