CPNS - 2017

PD: Jika Ahok Tidak Diberhentikan, Kami Akan Ajukan Hak Angket

Agus Hermanto | Istimewa
Beritacas.com - Partai Demokrat (PD) bersuara keras atas tidak diberhentikannya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pembina PD, Agus Hermanto, Fraksi Demokrat di DPR akan menggalang hak angket jika Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo tidak memberhentikan Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hal ini menurutnya agar tidak berkembangnya persepsi masyarakat terhadap status Ahok.

"Jika memang nantinya Mendagri tetap tidak memberhentikan sementara Gubernur DKI Jakarta Pak Ahok maka Fraksi Partai Demokrat di DPR akan mengajukan hak angket terkait hal itu," jelas Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017).



Menurut Agus, Fraksi PKS juga telah memberikan sinyal mengajukan hak angket. Hak angket dapat digunakan jika terpenuhi tanda tangan dari 25 anggota dari minimal 2 fraksi di DPR.

"Selain Demokrat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS juga sudah memberikan sinyal setuju dengan usulan Hak angket yang akan kami ajukan. Usulan hak angket yang kami usulkan tentunya untuk memperjelas duduk persoalan karena kami melihat ada ketidakadilan yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri terhadap persoalan yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta saat ini," terang Agus.

Agus berharap hak angket yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo ini nantinya dapat disetujui mayoritas anggota DPR. Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKS Almuzzammil Yusuf menegaskan jika tidak dikeluarkan surat pemberhentian sementara oleh Presiden terhadap Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI, maka DPR RI dapat menggunakan hak angket.

"Untuk memenuhi rasa keadilan, hal yang paling tepat adalah menggunakan hak kami, yaitu hak kami ingin menyatakan angket kepada Presiden dan mudah-mudahan dan Insya Allah angket ini akan bisa disetujui oleh mayoritas anggota dewan dan angket ini bisa bergulir sehingga kami bisa berikan jawaban ataupun keterangan kepada masyarakat dengan sejelas-jelasnya," pungkas Agus.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...