Diduga Korupsi di Proyek Waterpark Nias Selatan, Yulius Dakhi Ditahan Reskrimsus Poldasu

Yulius Dakhi, Mantan Dirut BUMD Nias Selatan | Doc. Facebook

Beritacas.com - Mantan Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Bumi Nisel Cemerlang, Yulius Dakhi ditahan oleh penyidik Tipikor Reskrimsus Polda Sumatera Utara, Jumat (24/2/2017).

Yulius ditahan dalam kasus dugaan korupsi pada pembangunan Water Park di Kawasan Terpadu Istana Rakyat Kabupaten Nias Selatan.

Menurut Kasubdit III/Tipikor Ditkrimsus Polda Sumut, AKBP Dedy Kurnia Suprihadi, Yulius disangkakan melakukan korupsi dengan total kerugian negara sebesar Rp. 7 miliar.

“Yulius Dakhi disangkakan melakukan korupsi dalam proyek Water Park di Nias Selatan dengan dugaan kerugian Negara senilai Rp. 7 miliar. Guna memudahkan pemeriksaan maka tersangka kami tahan,” kata Dedy.

Yulius terancam hukuman penjara sekurang-kurangnya 20 tahun atau denda maksimal 1 miliar. Dia dinilai melanggar Pasal 2 dan 3 UU No. 31 Tahun 1999.

Kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Water Park di Kabupaten Nias Selatan ini berawal dari ketika PT. Bumi Nisel Cemerlang menetapkan PT. Renjo Mega Makmur Regenering sebagai kontraktor dengan menggunakan dana APBD Kabuapten Nias Selatan Tahun 2014 sebesar Rp. 17.952.000.000.
Namun dalam prosesnya, PT. Renjo Mega Makmur Regenering dinlai hanya mampu menyelesaikan pekerjaannya sekitar 80% dan menerima bayaran dari PT. Bumi Nisel Cemerlang sebesar 15,2 miliar.

Pembangunan Water Park Nias Selatan ini kemudian tidak dilanjutkan lagi dan diduga bermasalah yang merugikan negara sebesar Rp. 19 miliar.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...