Selamat Ulang Tahun #51 Basuki Tjahaja Purnama alias AHOK

Beredar Gambar Situs KPU Diserang, Begini Penjelasannya

Sesaat setelah Pilkada Serentak 2017 dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 kemarin, langsung beredar gambar-gambar yang mengatakan bahwa situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) diserang hacker dari berbagai negara, seperti negara China, Vietnam, Taiwan dan Singapura.

Gambar-gambar ini kemudian menyebar ke seluruh pelosok negeri Facebook, Twitter dan Instagram. Lucu dan anehnya begitu banyak orang atau netizen yang percaya bahwa situs KPU benar-benar diserang.

Berikut gambar berita tentang situs KPU diserang hacker serta analisa dan pendapat dari tim beritacas.com.

1. Situs KPU diserang ditandai dengan adanya perubahan data
Foto: Akun Facebook Jonru Ginting
Gambar ini langsung menjadi viral di media sosial, terlebih Dewa Jonru ikut juga membagikan gambar tersebut.

Menurut akun Yayan Heryanto, perolehan suara ketiga pasangan calon setelah situs KPU down yaitu, Agus Sylvie 15,68%, Ahok Djarot 42,84% dan Anies Sandi 41,48%.

Akun yang membagikan gambar ini pertama kali, jumlah suara sebelum Situs KPU Down yaitu Anies Sandi adalah 50,08 %, Ahok Djarot 36,10% dan Agus Sylvie 13,81%.

Jika ditotalkan, 50,08 + 36,10 + 13,81 = 99,99%

Bagaimana mungkin hasil perhitungan KPU setelah diserang lebih akurat dibanding hasil sebelum diserang?

Bukankah data di pilkada2017.kpu.go.id berubah-rubah sampai benar-benar data yang dimasukan adalah 100%?

2. IP Address situs KPU Diserang dari 4 Server Berbeda
Foto: Facebook

Gambar ini memberikan informasi bahwa IP Address situs KPU diserang bertubi-tubi dari 4 server berbeda. Bahkan supaya lebih dramatis, serangan berasal dari negara  Vietnam, China dan Singapura. Pokoknya negara-negara yang ada Chinanya lah.

Beritacas.com mencoba menelusuri alamat IP Address yang dianggap sebagai IP Addressnya KPU, yakni 112.215.71.242.

Melalui whatismyip.com, ip address tersebut miliknya PT. Excelcomindo Pratama atau XL atau lebih tepatnya ip address pengguna kartu (simcard) XL yang tidak ada hubungan sama sekali dengan situs kpu.go.id.

Kemudian tim beritacas.com mencoba mencari tahu alamat ip address kpu.go.id dan dapatlah ip-nya, yaitu 103.21.228.212 dan ketika di whois, ip tersebut memang benar ip addressnya situs kpu.go.id.

Kemudian si pembawa pesan mengajak para teman-temannya yang mengetahui dunia IT untuk bergabung di tim Muslim Cyber Army untuk melindungi data-data di KPU.

Bagaimana mungkin dapat melindungi server jika bukan langsung dari server itu sendiri? Atau jangan-jangan yang mengajak itu adalah operator servernya situs kpu.go.id ya….

3. Script Situs KPU telanjang makanya mudah diserang
Foto: Facebook
Gambar ketiga ini benar-benar membuat saya terpingkal-pingkal. Sebabnya, menurut akun Risdyanto Kurniawan, situs kpu.go.id sekelas pemerintah scriptnya telanjang makanya begitu mudah di jebol.

Tentu saja Risdyanto menjadi bulan-bulanan. Gimana tidak, yang dimaksudnya adalah source code dari situs kpu.go.id, ya iyalah telanjang, mana mungkin website pakai baju, apalagi pakai daster atau jubah putih.

Kesimpulan beritacas.com
Data di situs kpu.go.id pasti berubah-ubah. Hal ini terjadi karena proses penginputan data oleh operator tim KPU sedang berlangsung, sehingga ketika situs kpu.go.id diakses dengan rentang waktu sekitar 5, 10 atau 15 menit maka data perolehan suara akan berubah. Terkecuali data yang masukan sudah 100%.

IP Address yang digunakan bukanlah ip address dari situs kpu.go.id. Untuk melumpuhkan situs kpu.go.id maka yang harus diserang adalah ip servernya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...