Ahok: Normalisasi Sungai Ciliwung Adalah Solusi Atasi Banjir Jakarta

Banjir Jakarta Tahun 2007 | Istimewa
Beritacas.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan bahwa untuk mengatasi banjir di Jakarta tidak ada cara selain normalisasi sungai Ciliwung.

Hal ini ditegaskan Ahok saat melakukan pengecekan lokasi-lokasi banjir di Jakarta. Ahok juga memohon maaf kepada warga DKI Jakarta yang terkena banjir.

“Iya pasti (Cipinang Melayu banjir) karena normalisasi Sungai Ciliwung segala macam baru 40 persen. Tapi 40 persen saja efek sudah bagus banget sebetulnya. Ini kan masih ada yang bolong kan. Dulu kami baru masuk 2200-an lokasi banjir. Tahun lalu 400-an (lokasi banjir). Bulan ini sebelum naik itu tinggal 80 titik saja. Jadi kalau masih di Cipinang gitu ya mau bilang apa. Nanti saya mau ke sana," kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2017).

Untuk itu solusinya, menurut Ahok, normalisasi sungai harus tetap dilakukan.

"Harus tetap normalisasi. Kalau ada yang punya lahan makanya saya selalu sampaikan ke masyarakat segera urus sertifikat. Dulu susah mesti bayar BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), sudah saya gratiskan. Kalau sudah dapat sertifikat ya mau nggak mau kami harus bayar harga yang berdasar NJOP supaya mereka bisa beli di tempat lain.

Ahok juga berencana mengunjungi warga korban banjir di Bukit Duri, Jakarta Selatan. "Saya mau lihat supaya yakinkan warga sana, Bukit Duri segala macam supaya mau dinormalisasi. Kan bisa lihat tetangga-tetangga. Dulu Kampung Pulo seatap, sekarang hitungan jam sedengkul. Itu karena belum beres. Jadi 4 tahun, kami baru berhasil 40 persen karena banyak masalah. Masyarakat kan saya harus mohon maaf kan situasi kayak gitu, nggak ada cara lain (normalisasi sungai), dibilang nggak sosialisasi," ungkap Ahok. 

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...