Soal Ujian Radikalisme Lolos, Tanda Sekolah Tidak Mengawasi

Istimewa

Beritacas.com - Kejadian guru yang memberikan soal tentang kasus Ahok dengan dugaan menistakan agama pada mata pelajaran Sejarah Islam (Tarikh) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 1 Pubalingga, Jawa Tengah menandakan bahwa pihak sekolah tidak melakukan pengawasan.

Menurut Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Purbalingga, Sukamto di setiak akhir semester setiap guru diberi kewenangan untuk menyusun soal ujin untuk peserta didik dan tidak dilakukan verifikasi.

"Tidak ada verifikasi soal dari majelis. Tapi nanti setiap akhir tahun ada yang harus dikoordinasikan pada semua pelajaran ciri khusus," jelasnya.

Dalam konteks soal yang diberikan kepada siswa/i SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga tidaklah sesuai dengan kurikulum dan konteks pembelajaran yang selama ini dipelajari.

Jadi sangat aneh, jika kemudian kasus Ahok dibuat dalam soal ujian, sementara Ahok saja masih tersangka artinya masih praduga tak bersalah sampai pengadilan membuat keputusan ataupun sampai ada putusan yang mengikat dan sah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Soal nomor 48: “Siapakah nama calon Gubernur Jakarta yang melecehkan Al-Quran saat ini?”

Kemudian jawaban dari pilihan berganda tersebut, yaitu:
a. Paijo
b. Ahik
c. Ken Arok
d. Basuki (Ahok)

Soal nomor 50: "Partai politik yang tidak mengenal Islam bahkan memusuhinya adalah:"
A. PPP
B. PAN
C. SI
D. PKI Kafir

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...