CPNS - 2017

Pasca Sidang Perdana, AHOK Akan Dilaporkan Karena Kutip Ayat Alquran

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok | Istimewa
Beritacas.com - Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman berencana akan melaporkan kembali Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Baski Tjahaja Purnama alias Ahok ke Bareskrim Polri atas dugaan penggunaan ayat Alquran.

Menurut Habiburokhman, Ahok dalam pembacaan pembelaan dalam sidang kasus dugaan penistaan dimana Ahok menjadi tersangka menggunakan Ayat Alquran lagi dengan mengatakan bahwa ayat Alquran dibilang dibohongi.

"Diduga mengulangi tindakan pidana. Dengan mengatakan ada ayat yang digunakan untuk memecah belah rakyat. Padahal di situlah masalahnya. Ayat Alquran dibilang dibohongi, kita enggak terima apalagi dibilang untuk memecah rakyat," kata Habiburokhman seperti dikutip dari Merdeka.com, Selasa (13/12/2016).

Atas dasar tersebut, Habiburokhman akan melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri secara resmi besok, Rabu (14/12/2016).

"Besok saya akan ke Bareskrim untuk laporkan Ahok lagi, dia omong itu di persidangan kan," katanya

Berikut nota pembelaan Ahok dalam sidang kasus penistaan agama yang digelar di eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (13/12/2016) yang diperkarakan Habiburokhman.

Selama karir politik saya dari mendaftarkan diri menjadi anggota partai baru, menjadi ketua cabang, melakukan verifikasi, sampai mengikuti Pemilu, kampanye pemilihan Bupati, bahkan sampai Gubernur, ada ayat yang sama yang saya begitu kenal digunakan untuk memecah belah rakyat, dengan tujuan memuluskan jalan meraih puncak kekuasaan oleh oknum yang kerasukan "roh kolonialisme".

Ayat ini sengaja disebarkan oleh oknum-oknum elit, karena tidak bisa bersaing dengan visi misi program, dan integritas pribadinya. Mereka berusaha berlindung dibalik ayat-ayat suci itu, agar rakyat dengan konsep "seiman" memilihnya.

Dari oknum elit yang berlindung dibalik ayat suci agama Islam, mereka menggunakan surat Almaidah 51. Isinya, melarang rakyat, menjadikan kaum Nasrani dan Yahudi menjadi pemimpin mereka, dengan tambahan, jangan pernah memilih kafir menjadi pemimpin. Intinya, mereka mengajak agar memilih pemimpin dari kaum yang seiman.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...