Kuasa Hukum: Ahok Membangun Mesjid Agung, Penista Agamakah?

Basuki Tjahaja Purnama | Istimewa

Beritacas.com - Tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Sirra Prayuna mengatakan bahwa selama menjabat Gubernur DKI Jakarta berperan besar dalam pembangunan Mesjid Fatahilah atau Mesjid Agung.

Hal ini dikatakannya dalam pembacaan pembelaan terhadap klien yang menjadi terdawak dalam kasus dugaan penistaan agama yang disidangkan di eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini, Selasa (13/12/2016).

"Selama puluhan tahun dan belasan gubernur, Jakarta tidak memiliki masjid agung karena Istiqlal berstatus masjid negara," tutur Sirra.

Sirra juga menyebutkan, program Pemprov DKI terhadap komunitas Muslim lainnya yang digagas Ahok seperti pemberian Kartu Jakarta Pintar untuk seluruh peserta didik di sekolah Islam sejak tahun 2016.

Ahok juga memberangkatkan pengurus masjid untuk beribadah umroh sejak 2014. Hingga 2016, 130 orang telah menjadi peserta program tersebut.

"Tahun 2017 direncanakan 100 orang lainnya akan berangkat umroh," kata Sirra.
Lihat juga:Resmikan Masjid Fatahillah, Presiden Jokowi Sindir Ahok
Lebih dari itu, tim kuasa hukum Ahok menyebut ,program sembako murah saat lebaran bagi pemegang KJP, rutinitas pemberian zakat dan infaq sebagai bukti Ahok tidak berniat menodai Alquran.

"Saudara Ahok juga menutup tempat maksiat seperti prostitusi Kalijodo serta diskotek Stadium dan Miles. Jelas Ahok bukan seorang pembenci Islam," ujar Sirra.

Merujuk rentetan program itu, Sirra mengatakan, sidang atas kasus dugaan penodaan yang dituduhkan kepada Ahok merupakan sesuatu yang sangat ironis.

"Kita sedang menonton pengadilan yang dipaksakan massa. Hak asasi manusia dan hak konstitusi Ahok yang banyak melakukan kebaikan untuk Islam justru mendapatkan ancaman," tutur Sirra.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...