Kecoplosan Berkata Kasar, Ahok Ditegur Warga Kebagusan

Ahok memanjat tembok pembatas | Istimewa

Beritacas.com - Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kecoplosan berkata kasar saat meninjau pemukiman warga di Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Menurut warga, wilayah ini merupakan langganan banjir setiap musim hujan.

Ahok yang memanjat tembok pembatas pemukiman warga dengan sungai, terlihat emosi setelah mengetahui penyebab banjir di daerah tersebut.

"Ini semua gara-gara IMB-nya enggak benar. Dulu IMB enggak pikirin soal buangin air kampung. Orang ngajuin bikin rumah atau gedung dikasih aja," ungkap Ahok di lokasi blusukan, Kamis (1/12/2016).

"Dulu bagian trase sungai dibelok-belokin. Yang punya bangunan toko dia bikin sungai jadi belok. Dia untung supaya tanah tetap utuh. Orang kampung tapi yang bonyok. Akhirnya hampir semua sungai di yang lurus jadi berbatasan dengan kampung. Kurang ajar enggak? Bisa bikin kampung tenggelam," kata Ahok bernada cukup emosi.

Seorang warga yang mendengar kata 'kurang ajar' tersebut langsung mengingatkan Ahok. "Pak Ahok katanya enggak mau bilang kasar lagi?" ucap seorang warga.

"Oh iya ya. Saya enggak boleh bilang kurang ajar. Kesal saya. Sudah dongkol. Orang enggak mikirin penduduk, enggak mikir itu. Enggak benar ini, pasti banjir," jawab Ahok.

Usai diingatkan Ahok pun kembali reda dan kembali menebar senyum. Ia mengatakan akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut usai cuti kampanye. Selepas itu, ia berjalan dan menerima permintaan warga yang ingin berfoto bersama dirinya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...