Wapres JK: Jika Ada Bukti Kuat HMI Terlibat, Siap Diproses

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla | Setkab

Beritacas.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan bahwa jika memang 5 orang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terbukti terlibat dalam kerusuhan saat demonstrasi pada tanggal 4 November yang lalu, harus diproses hukum.

Hal ini untuk menjelaskan terkait posisi kelima kader HMI yang dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan keterlibatan pada kerusuhan demo 4 November yang lalu.

"Ya kalau ada bukti yang memberatkan tentu HMI siap diproses, selama ada bukti-bukti yang betul menguatkan," kata JK saat berbincang dengan wartawan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (11/11/2016).

Selain itu, Wapres JK juga berbicara mengenai sekelompok orang yang mengatasnakan alumni HMI dan melaporan mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). JK menegaskan bahwa organisasi resmi alumni HMI, adalah KAHMI.

"HMI-nya sendiri PB HMI dengan KAHMI, alumninya, lembaga yang itu saya tidak tahu apa karena itu tidak dikenal di lingkungan HMI. Ya tidak ada, tidak ada organisasi itu di HMI, yang ada KAHMI, KAHMI saya kira reaksinya damai," ucapnya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...