Terkait Kasus AHOK, Pakar Hukum: Tidak Melanggar Kalau Digelar Terbuka

Fickar Hadjar | Istimewa

Beritacas.com- Pakar Hukum dari Universitas Trisakti, Fickar Hadjar mengatakan bahwa gelar perkara terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama tidak melanggar jika digelar secara terbuka.

"Gelar perkara terbuka atau tidak memang tidak ada aturannya, gelar perkara itu adalah bagian kontrol dari masyarakat. Jadi kalau pun terbuka tidak ada yang dilanggar," ujar pakar hukum dari Universitas Trisakti, Fickar Hadjar, seperti dikutip dari detikcom, Senin (14/11/2016).

Menurut Fickar, kebiasaan gelar perkara dikepolisian adalah tertutup karena merupakan tahapan awal proses hukum bukan suatu sistem peradilan. Jadi jika suatu kasus harus digelar terbuka itu tidak melanggar proses hukum tetapi paling tidak melanggar kebiasaan.

"Kalau pun ada yang dilanggar misalnya terbuka paling hanya langgar kebiasaan saja," ucapnya.

"Jadi gelar perkara ini untuk menentukan apakah kasus ini bisa dilanjutkan atau di-SP3, kalau tidak ada pidana ya di-SP3 kalau ada di-P21," ujar Fickar.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...