Rizieq Shihab Jadi Saksi Ahli, Munarman: Ini Permainan Sandiwara

Gelar Perkara Ahok | Rengga Sancaya | Detik.com

Beritacas.com - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman mengaku tidak diizinkan masuk ke dalam Rupatama Mabes Polri untuk mengikuti gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada hari ini, Selasa (15/11/2016)

"Saya dari pelapor kuasa hukum, kami enggak boleh masuk. Ada 13 pelapor, yang boleh masuk 5 pelapor saja," kata Munarman.

Munarman mengaku tak tahu berapa total jumlah pihak pelapor yang berada di dalam. Yang pasti, dia tidak masuk dalam daftar pihak yang diizinkan mengikuti gelar perkara sehingga terpaksa keluar lagi dari ruangan tersebut.

Dari informasi yang diperoleh bahwa total jumla pelapo yang diizinkan untuk masuk ke dalam Rupatama Mabes Polri adalah 4 orang termasuk saksi ahli.

Saksi ahli yang dihadirkan oleh pelapor adalah Rizieq Shihab dan sudah berada di dalam ruangan tempat gelar perkara dilakukan.

Namun, Munarman mengaku khawatir dengan kredibilitas Polri. Ia menilai ada sandiwara dalam gelar perkara ini.

"Ini permainan sandiwara dan pura-pura dengan tindakan polisi sudah seperti kuasa hukum terlapor dan berlagak pengadilan untuk putuskan," kata Munarman.

"Ini obstruction of justice. Menghalang-halangi penyidikan," imbuhnya.

Sebelumnya, Karopenmas Polri Brigjen Agus Rianto mengucapkan permintaan maaf karena tak semua pelapor dapat masuk. Dengan keterbatasan undangan, hanya 4 dari 13 pelapor yang dapat masuk mengikuti gelar perkara.

Sementara jumlah saksi yang dihadirkan 6-7 orang. Pihak pengawas yakni Ombudsman dan Itwasum Prompam serta Divisi Hukum Mabes Polri turut dihadirkan.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...