Perusuh Dengan Bambu Runcing di Demo 4 November Ditangkap

Ismail Ibrahim saat menyerang polisi | Istimewa

Beritacas.com - Pelaku kerusuhan yang menyerang polisi dengan bambu pada saat demo 4 November diringkus Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Diketahui identitas pelaku adalah anggota organisasi HMI An. Ismail Ibrahim (23).

AKBP Hendy F. Kurniawan dalam keterangannya mengatakan bahwa, Ismail Ibrahim diduga ikut melakukan penyerangan terhadap aparat saat kerusuhan terjadi.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, Ismail Ibrahim diduga ikut melakukan penyerangan terhadap aparat.

"Yang bersangkutan melakukan penyerangan kepada petugas karena ikut teman yang lain yang sudah melempari dan menyerang serta terprovokasi oleh kata-kata dari orator di atas mobil komando untuk tidak takut dan terus maju," ungkap Hendy, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, seperti dikutip dari detik.com.

Lanjut kata Hendy, Ismail Ibrahim merupakan mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Sosiologi di saat ini dan merupakan juga ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi.

Ismail Ibrahim saat ditangkap Polisis | detik.com
Hendi menyebut, Ismail merupakan mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi di sebuah kampus swasta di Jakarta Selatan. Dia juga merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi.

"Yang bersangkutan menyerang petugas sampai dengan massa membubarkan diri malam hari kurang lebih jam 9 malam. Selanjutnya yang bersangkutan pulang ke kontrakannya. Selama dari tanggal 4 November sampai dengan tertangkap tanggal 7 November yang bersangkutan tidak pernah dihubungi oleh teman teman HMI untuk membahas terkait hasil demo tanggal 4 November," ujar Hendy.

Seperti dikutip dari detik.com Ismail diringkus di sebuah rumah di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, malam tadi sekitar pukul 20.00 WIB. Dari pelaku polisi mengamankan baju dan atribut yang digunakannya saat aksi demo 4 November.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...