Jokowi: Urusan DKI kok Digesar ke Presiden, Ada APA?

Presiden Joko Widodo | Rachman Haryanto

Beritacas.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal banyaknya pihak yang menyudutkannya dalam kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias AHOK.

Menurut Presiden Jokowi, kasus Ahok harus diproses hukum secara cepat, tegas dan transparan. Dia pun merasa heran, mengapa kasus ini dikait-kaitkan padanya. Terhadap hal-hal yang dikaitkan padanya, Jokowi tidak terlalu ambil pusing.

"Yang saya lebih heran, ini kan masalah DKI. Ini urusan DKI. Lah kok urusannya digeser ke Presiden, ke saya? Coba kita pakai kalkulasi nalar saja. Ini ada apa? Lah kalau saya sih senyam-senyum saja," katanya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa masalah yang sedang melilit Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya, jika masalah tersebut adalah masalah hukum, maka dia menyerahkan kasus tersebut pada proses hukum yang berlaku.

Baca juga

Jokowi Heran Pilkada DKI Jakarta Jadi Sorotan, Padahal Ada 101 Daerah Ikut Pilkada 2017


"Sejak awal sudah saya sampaikan, sebelum demo saya sampaikan, proses hukum silakan diproses di wilayah hukum. Kalau saya disuruh intervensi, ya tidaklah. Begitu sekali saya intervensi proses hukum, yang lain-lain akan satu-satu (datang) ke saya," ujar Jokowi.

"Apa seperti itu yang kita mau? Saya tidak mau seperti itu. Silakan diproses di wilayah hukum. Sebelum tanggal 4 November, sudah saya sampaikan (hal itu). Dan saksi sudah dipanggil, saksi ahli juga sudah dipanggil. Memang belum selesai. Bahkan proses itu ada yang dua tahun ada, setahun ada, 6 bulan ada," imbuhnya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...