Jelang Demo 4 November SBY Keluar Sarang, Untuk Apa?



Mantan Presiden RI yang ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan safari ke beberapa tokoh pemerintahan, diantaranya ke Wiranto dan Jusuf Kalla.

SBY memantik spekulasi publik atas beberapa pernyataannya jelang Demo 4 November dalam jumpa pers di kediamanya di Cikeas, Bogor (2/11/2016).

Hal ini dilakukan untuk menyampaikan kepada publik terkait posisi dirinya dalam beberapa isu kekinian.

SBY mencoba memanfaatkan situasi politik akhir-akhir ini, sehingga menurutnya sudah seharusnya dia keluar sarang dan melancarkan serangan-serangan mematikan sehingga pada akhirnya dia dianggap sebagai pahlawan. Benarkah sebagai pahlawan?

Bukankah dari beberapa pernyataannya lebih cenderung sebagai pernyataan pembelaan diri, pembelaan terhadap keluarga dan pembelaan terhadap kolega-koleganya.

Bahkan Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno menganggap SBY sedang resah karena banyaknya komentar di sosial media yang menyudutkannya. Mulai dari dugaan keterlibatan anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono di korupsi Hambalang hingga bebasnya Antasari Azhar.

“Sepertinya di sosmed menafsirkan SBY dalam kondisi terjepit. Kondisi ini dimanfaatkan oleh orang yang ingin mengail di air keruh, segera muncul di sosmed bahwa SBY resah karena Edhi Baskoro Yudhoyono terlibat dalam kasus Hambalang, Antasari Azhar bebas bersyarat,” kata Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno di Jakarta, Rabu (02/11/2016).

Ahok harus dihukum, biar dianggap tidak kebal hukum

Pernyataan SBY atas kasus Ahok bukankah menambah situasi menjadi panas? Pantaskah seorang MANTAN PRESIDEN yang 10 tahun berkuasa mengeluarkan pernyataan seperti itu?

Atau, jangan-jangan tampilnya SBY ke publik gara-gara ini:

Jokowi Ancam Bawa 34 Proyek Mangkrak ke KPK


Ah….entahlah, biarlah Tuhan sang Khalik yang menjawab semuanya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...