Iriana Jokowi Mau Datang, Pasar Petisah Mendadak Dibenahi



PASAR Petisah mendadak dibenahi. Iya, kata "mendadak"memang sengaja saya pilih lantaran inilah kata yang paling cocok untuk mewakili situasi yang terjadi.

Bertahun-tahun warga Kota Medan mengeluhkan perihal kesemrawutan dan kecentangprenangan kawasan ini. Entah sudah berapa ratus surat pembaca ditayangkan di surat-surat kabar. Entah sudah berapa ribu keluhan di kedepankan di media sosial.

Tapi tidak pernah ada reaksi dari Pemerintah Kota Medan. Wali Kota berganti Pasar Petisah tetap saja awut-awutan. Tetap saja tidak enak dipandang.

Maka ketika jalan yang kupak-kapik didempul dan diaspal. Ketika lapak-lapak pedagang kaki lima yang serba amburadul ditertibkan, dirapikan, mencuat tanda tanya besar. Apa pasal? Apakah para pemangku kebijakan di Kota Medan sudah membuka telinga mereka untuk mendengarkan aspirasi warga?

Saya tidak tahu soal itu. Mungkin benar demikian. Mungkin juga tidak. Pastinya, besok, istri Presiden RI, Ibu Iriana Joko Widodo, akan datang ke Medan bersama istri Wakil Presiden, Ibu Mufidah Jusuf Kalla.

Saya percaya pembenahan dan penertiban akan dilakukan semaksimal mungkin. Para pegawai rendahan akan bekerja sampai besok Subuh di bawah pengawasan ketat pimpinan mereka untuk memastikan segala sesuatunya sempurna.

Tapi saya ingin ingatkan dua hal kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Walikota. Pertama, jaga-jagalah jangan sampai ada orang entah siap, entah warga entah pula wartawan, yang "petentengan" nyeletuk bahwa ada pasar lain di Medan yang lebih aduhai. Namanya Pasar Sukaramai dan Pasar Aksara.




Di Sukaramai, Ibu Iriana dan Ibu Mufidah bisa melihat pulau jalan yang terbuat dari tumpukan sampah. Sedangkan di Pasar Aksara lebih ajaib lagi. Inilah pasar tradisional yang transaksi jual belinya berlangsung dengan sistem drive thru. Pembeli tidak perlu turun dari kendaraannya. Barangkali satu-satunya di dunia.

Yang kedua, siapa tahu Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota lupa. Siapkanlah barang dua tiga orang pawang hujan. Sebab jika besok hujan turun dan ruas-ruas jalan di kota ini berubah wujud menjadi sungai dan kedua ibu tersebut mengadu pada suami-suami mereka, payah cakaplah. Alamat hajab kalian berdua.
twitter: @aguskhaidir
Foto: tribunnews.com

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...