Ini Dia Reaksi AHOK dan BUNI YANI Ketika Dijadikan Tersangka



Beritacas.com - Buni Yani dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penyebaran kebencian informasi SARA melalui akun facebooknya, Rabu (23/11/2016).

Sebelumnya, pada hari Rabu (16/11/2016) Bareskrim Polri telah menetapkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi terasngka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Lalu bagaimana rekasi keduanya ketika ditetapkan jadi tersangka oleh Polri dalam kasus yang memang mempunyai hubungan tersebut?

Buni Yani ketika dijadikan tersangka, melalui pengacaranya, Aldwin Rahadian mengaku kecewa dan sangat kaget atas keputusan penyidik Polda Metro Jaya yang menaikan stasu kliennya menjadi tersangka.

"Jadi saya nyatakan hari ini sangat kecewa dan sangat kaget dan ini prosesnya tidak fair. Pak Buni Yani baru pertama kali dimintai (keterangan) sebagai saksi dan selalu kooperatif," kata Aldwin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016).

Dari akun facebook Buni Yani, tidak lama setelah dijadikan tersangka, menulis sebuah status, seperti berikut:
Bismilah. Minta dukungan kawan2 dan semua umat Islam. Saya ditangkap, tak bisa pulang ditahan di Rskrimsus Polda Metro Jaya.
Buni Yani mengatakan bahwa dia ditangkap, padahal dia sedang menjalani pemeriksaan. Menurut penyidik Polda Metro Jaya, Buni Yani tidak ditahan karena dianggap kooperatif.


Lalu bagaimana dengan reaksi AHOK?

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dijadikan tersangka, malah menghimbau kepada pendukung dan relawan untuk menerima statusnya sebagai tersangka dengan IKHLAS. Bahkan Ahok percaya bahwa kinerja polisi sudah baik dan profesional sehingga dirinya yang dijadikan tersangka sudahlah tepat.

“Kami mengimbau kepada seluruh pendukung untuk menerima status tersangka saya dengan ikhlas karena kita yakin polisi kita pasti profesional menetapkan sebagai tersangka.” kata Ahok.

Secara lengkap, begini pernyataan Ahok pasca ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penistaan agama.
Pertama tama, kami mau mengucapkan terima kasih dukungan kepada kami sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur oleh pendukung kami.

Kami mengimbau kepada seluruh pendukung untuk menerima status tersangka saya dengan ikhlas karena kita yakin polisi kita pasti profesional menetapkan sebagai tersangka.

Jadi kita coba ingatkan kepada pendukung, ini bukan akhir. Ini kan ada proses peradilan yang terbuka jadi harap teman-teman TV kayak kopi sianida-nya Jessica, bisa ditonton semua. Dan ingat 15 Februari, pemilihan kami tetap ikut.

Jadi tolong para pendukung kami tetap datang ke TPS untuk memenangkan kami satu putaran. Itu yang saya harapkan. Sehingga akhirnya akan menunjukkan sebuah proses yang baik untuk negara kita.

Saya kira ini sebuah proses demokrasi yang baik bagi saya ini di pengadilan bukan memperjuangkan sebuah kasus ahok saja. Ini untuk menentukan arah NKRI mau bagaimana ke depan. Karena kita yakin setiap orang itu sama di muka hukum.

Saya terima kasih kepada kepolisian yang sudah memproses tersangka ini bagi saya, saya akan terima. Kita akan ikuti semua proses hukum dengan baik dan saya kira ini satu contoh yang baik untuk demokrasi.

Saya kira itu. Dan untuk teman teman yang mendukung, saya harapkan tetap semangat kita buat satu putaran buat Ahok-Djarot.

Bagaimana tanggapan pembaca?

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...