Ini 4 Bukti yang Menjerat Buni Yani Jadi Tersangka Dugaan Penyebaran SARA

Buni Yani | Istimewa

Beritacas.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Awi Setiyono mengungkapkan bahwa penyidiknya memiliki 4 bukti kuat yang menjerat Buni Yani menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyebaran SARA. Alat bukti tersebut mulai dari keterangan saksi hingga ahli.

"Untuk alat bukti, penyidik memenuhi empat alat bukti yaitu keterangan saksi, ahli, surat, dan petunjuk. Kalau keterangan tersangka atau terdakwa itu kan bukan yang utama," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Kamis (24/11/2016) seperti dikutip dari detik.com.

Awi menjelaskan bawah dari keterangan para ahli postingan Buni Yani pada laman facebooknya sudah memenuhi unsur sebagaimana Pasal 28 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008  tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Awi menambahkan, Buni Yani dipersangkakan Pasal 28 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE itu karena menulis kata-kata pada caption video Basuki T Purnama (Ahok). Ditegaskan Awi, video yang diposting tidak bermasalah, akan tetapi tulisan Buni Yanilah yang dipermasalahkan.

"Pertama title atasnya 'Penistaan Terhadap Agama?' Kemudian kedua: 'bapak ibu (pemilih muslim)--itu tidak ada kata-kata itu dalam video--kemudian titik titik dibohongi Surat Al Maidah 51 (dan) 'masuk neraka (juga bapak ibu)'--dilanjutkan dibodohi'. Kelihatannya akan terjadi sesutu yng kurang baik dari video ini," terang Awi sambil membacakan postingan Buni tetsebut.

"Jadi tiga paragraf kalimat ini, berdasarkan keterangan saksi ahli meyakinkan penyidik bahwa di sanalah kita sangkakan yang bersangkutan melanggar pasal 28 ayat 2 tadi," sambungnya.

Saat ini Buni Yani masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolda Metro Jaya.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...