Ibu Intan Olivia: Cukup Anak Saya Saja yang Jadi Korban



Ibunda Intan Olivia Marbun (Banjarnahor) yang meninggal dunia dalam aksi pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur pada hari Minggu (13/11/2015) berujar bahwa cukup putri tercintanya saja yang jadi korban.

"Cukup, cukuplah anak saya saja yang jadi korban. Cukuplah putri kami saja," kata Diana Susanti Sinaga (32) Ibunda Intan Olivia Marbun.

Diana mengatakan, dirinya dan suaminya Anggiat Banjarnahor (33) masih diliputi duka mendalam atas kepergian putri semata wayangnya. Dia tidak bisa bicara banyak dan berharap agar pemerintah mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya dan berharap pelaku teror, Juhanda dihukum seberat-beratnya.

"Biarkanlah semua umat beragama di Indonesia beribadah dengan tenang, jangan sampai ada lagi teror seperti ini. Cukuplah putriku ini yang jadi korbannya," ujarnya.

Intan meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Senin (14/11) sekitar pukul 03.45 WITA. Tubuh mungilnya mengalami luka bakar sekitar 78 persen akibat terkena ledakan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Jalan Dr Cipto Mangunkusumo No 32, RT 03, Kelurahan Sengkotek, Samarinda, Minggu (13/11) pagi.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...