Donald Trump: Fidel Castro Diktator Brutal

Fidel Castro | getty/images

Beritacas.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump menyebut Fidel Castro sebagai diktator yang brutal yang telah menyiksa rakyatnya sendiri selama hampir enam dekade.

“Jejak yang ditinggalkan Castro berupa skuad penembak mati, pencurian, penderitaan yang tidak dapat terbayangkan, kemiskinan, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” demikian bunyi pernyataan resmi Trump, Jumat (26/11/2016).

Trump mengakhiri pernyataannya dengan harapan bahwa wafatnya Castro akan mengakhiri masa menyeramkan yang diderita rakyat Kuba.

Dia berharap, warga Kuba dapat segera menikmati kebebasan.

Castro memimpin Kuba pada 1959 dan mengantarkan negara itu ke dalam revolusi Komunis. Dia menentang AS selama beberapa dekade, dan lolos dari beberapa rencana pembunuhan.

Para pendukungnya mengatakan dia mengembalikan Kuba kepada rakyatnya. Tetapi sejumlah kalangan mengkritiknya sebagai diktator.

Saudaranya Raul, yang menggantikannya sebagai presiden secara resmi sejak 2008, mengumumkan kematian Fidel Castro di stasiun televisi milik pemerintah pada Jumat malam.

Dalam sebuah pernyatannya, Trump mengatakan bahwa Kuba masih sebagai sebuah pulau yang totaliter. Ia berharap bahwa kematian Castro menandai sebuah pergantian dari sesuatu yang mengerikan yang berlangsung terlalu lama menuju masa depan warga Kuba yang indah dalam kebebasan yang layak mereka dapatkan.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...