Donald Trump: Facebook dan Twitter Bantu Kemenangan Pilpres

Reuters

Beritacas.com - CEO Facebook Mark Zuckerberg boleh saja membantah peran Facebook memenangkan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS). Namun Trump sendiri justru terang-terangan mengakui kemenangannya terbantu oleh Facebook dan Twitter.

Dikatakannya, Facebook adalah salah satu faktor kunci untuk memuluskan jalannya menjadi Presiden AS ke-45. Hal ini diungkapkan Trump dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun TV AS.

"Faktanya, saya mempunyai semacam kekuatan tersendiri yang terkait dengan Facebook, Twitter, Instagram dan lain sebagainya. Menurut saya ini membantu memenangkan Pilpres, di mana mereka menghabiskan lebih banyak uang ketimbang uang yang saya keluarkan," ujar Trump dalam wawancara tersebut.

Maksudh Trump,media sosial membantunya untuk menang, dan ia tak perlu mengeluarkan uang sebanyak yang digelontorkan rivalnya Hillary Clinton untuk beriklan, baik secara digital atau pun tradisional.

"Menurut saya media sosial mempunyai kekuatan yang lebih besar ketimbang uang yang saya keluarkan," ujarnya, seperti yang dikutip detikINET dari The Verge, Senin (14/11/2016).

Trump sendiri punya follower yang sangat banyak di media sosial. Totalnya mencapai lebih dari 28 juta di berbagai platform media sosial. Angka ini pun masih terus bertambah setiap harinya.

"Sepertinya kemarin saya mendapat tambahan follower sekitar 100 ribu orang," tambah Trump.

Menurut Trump, media sosial memberinya kekuatan untuk melawan balik jika ada berita di media massa yang tak akurat atau buruk. Meski demikian, suami dari Melania Trump inimengaku akan mengurangi penggunaan media sosial saat nanti sudah menjadi presiden.

"Kalaupun saya harus menggunakannya, saya akan menggunakannya dengan sangat terbatas," tutupnya. (detik.com)

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...