Buni Yani Dijadikan Tersangka dalam Dugaan Penyebar Kebencian

Buni Yani Dijadikan Tersangka | Istimewa

Beritacas.com - Penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Rabu (23/11/2016) menaikan status Buni Yani menjadi tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan bahwa Buni Yani dijadikan tersangka tidak terkait atas penyebaran video Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melainkan atas dugaan penyebaran kebencian informasi SARA.

"Hasil pemeriksaan, konstruksi hukum pengumpulan alat bukti, malam ini pukul 20.00 WIB dengan bukti permulaan yang cukup saudara BY kita naikan statusnya sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Penyidik menjerat Buni dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal pertama dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Pasal 28 ayat (2) UU ITE menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Penyidik memiliki alat bukti yang cukup kuat untuk menetapkan Buni sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Di antaranya keterangan saksi dan keterangan saksi ahli," pungkas Awi.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...