Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Oyo Desa Bowohosi

Foto: Istimewa


Beritacas.com - Masyarakat Desa Bowohosi Kecamatan Huruna mendandak heboh. Kehebohan ini dikarenakan adanya penemuan mayat perempuan tanpa identitas di pinggir sungai Oyo (3/10/2016). Mayat perempuan tanpa identitas tersebut dalam posisi telungkup dan kondisi yang sudah membusuk sehingga mengeluarkan bau sedap.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika FEDIANUS HALAWA(9), siswa kelas 3 di SD Olayama, sedang mandi di sungai bersama teman-temannya dan tidak sengaja menemukan mayat yang mengeluarkan bau tak sedap di antara batu-batu besar dengan posisi telungkup pada hari minggu pukul 10. 00 WIB.

Selanjutnya, FH memberitahukan kejadian yang dilihatnya kepada gurunya LEWI HALAWA yang kemudian diteruskan kepada AMA LESTARI. Pada hari senin tgl 03 okt 2016 sekitar pukul 10.00 WIB AMA LESTARI menghubungi Polsek Lolowau untuk menyampaikan informasi penemuan mayat OTK tepatnya dipinggir sungai Oyo.

Tak lama, Polsek Lolowau bersama Koramil Lolowau dan didampingi warga turun ke TKP untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Setelah tiba di TKP, aparat langsung melakukan pencarian dipinggir sungai dan menemukan mayat diantara batu-batu besar dengan posisi telungkup.

Lebih lanjut, Tim Identifikasi dari Polres Nisel tiba di TKP, melaksanakan olah TKP dan melakukan pembungkusan mayat untuk dibawa ke Puskesmas Lolowau agar dilakukan pemeriksaan luar terhadap mayat.

Pada pukul 17.00 WIB mayat korban tiba dan langsung dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, mayat OTK kemudian dibawa ke RS. LUKAS HILISIMAETANO untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolsek Lolowau membenarkan penemuan OTK dengan posisi telungkup tak bernyawa di sungai Oyo desa Bawohosi Kec. Huruna Kab. Nisel. "Benar bahwa ada mayat yang belum teridentifikasi ditemukan dengan posisi telengkup tak bernyawa di sungai oyo. Kini sedang kita tangani lebih lanjut" kata Kapolsek Lolomatua.

Belum dapat dipastikan penyebab kematian perempuan tak dikenal sebab kondisi mayat yang telah membusuk yang mengakibatkan sulitnya proseses identifikasi mayat.

Kepolisian Nisel berharap agar masyarakat yang mengalami kehilangan anggota keluarga dengan jenis kelamin perempuan segera melaporkan kepada kepolisian terdekat agar proses identifikasi mayat menjadi lebih mudah.


Korban yang ditemukan memiliki ciri-ciri rambut sebahu dengan tinggi kira-kira 150 cm, menggunakan jaket bertopi warna oranye, kaos berwarna hijau toska dengan tulisan bagian depan angka 25, terdapat kain warna merah jambu motif bunga yang dililitkan diatas perut di bawah dada, dan menggunakan jam tangan hitam serta karet gelang warna hitam di tangan sebelah kiri.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...