10 Tahun Jadi Presiden, SBY Gagal Tuntaskan Kasus HAM



Beritacas.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mempertanyakan 10 tahun kepemimpinan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut dia, dalam 10 pemerintahannya SBY telah gagal menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM), seperti kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, kasus tragedi Trisakti, dan kasus Semanggi.

"Karena selama 10 tahun pemerintahan SBY (kasus pelanggaran HAM) juga tidak terselesaikan," ujar Trimedya saat dihubungi, Kamis (27/10).

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menambahkan, pada kasus Trisakti dan Semanggi DPR sudah mengeluarkan rekomendasi untuk segera diselesaikan kasus pelanggaran HAM tersebut. Namun 10 tahun kepemimpinan SBY selesai kasus tersebut tidak juga tuntas.

Oleh sebab itu, Trimedya mengaku saat inilah momentum Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuktikan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM tersebut.

"Jadi kesempatan ini diselesaikan pada tahun depan (2017), sebelum tahun keempat tahunnya politik," katanya.

Sekedar informasi, tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya sebagai Presiden pertama. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta

Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana (1978-1998), Heri Hertanto (1977- 1998), Hafidin Royan (1976 - 1998), dan Hendriawan Sie (1975 - 1998).

Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada.

Sementara untuk tragedi Semanggi menunjuk kepada dua kejadian protes masyarakat terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil.

Kejadian pertama dikenal dengan tragedi Semanggi I terjadi pada tanggal 11-13 November 1998, masa pemerintah transisi Indonesia, yang menyebabkan tewasnya 17 warga sipil.

Kejadian kedua dikenal dengan tragedi Semanggi II terjadi pada 24 September 1999 yang menyebabkan tewasnya seorang mahasiswa dan 11 orang lainnya di seluruh Jakarta serta menyebabkan 217 korban luka-luka.
jawapos.com

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...