Tahta 2024 Cikeas Itu Sedang Dibangun Dari Sekarang



Majunya Agus Yudhoyono di Pilgub 2017 adalah tujuan sela. Langkah ini mengandung beberapa tujuan. Diantaranya, strategi memecah suara, test the water dan "grand launching" capres 2024.

1. Strategi memecah suara, adalah yang paling kentara. Kalau maju head to head Ahok vs Agus, maka orang buta, bisu, tuli pun tahu siapa pemenangnya. Tapi karena ada satu paslon lagi, maka strategi ini cukup lumayan. Partai pengusung paslon selain Ahok bisa bergabung diputaran ke dua. Jadi buat Agus, menang gak mungkin, kalah gak apa-apa.

2. Test the Water, adalah strategi internal Demokrat. Putra bungsu sudah lama diperkenalkan ke publik. Tapi sejauh ini respon publik, kita sama-sama tahu lah. Kecuali yang tempe, pasti bukan tahu. Sudah banyak dicacati orang. Sementara ayahanda, belum bisa mempercayai orang lain diluar keluarga. Apalagi setelah Anas Urbaningrum bergabung dengan KPK. Maka inilah waktunya memperkenalkan trah Cikeas. Meskipun harus pensiun dini, minim pengalaman birokrasi dan politik, tidak apa-apa diajukan. Kan tujuannya cuma test. Kalah gak apa-apa, menang mana bisa.

3. "Grand launching capres 2024". Inilah tujuan aslinya. Terpilih jadi gubernur atau tidak, akhirnya tetap akan kesana. Paling cepat 2024. Kenapa 2024? Karena 2019 masih ada Pak Dhe Jokowi. Mau dipaksa maju ?, bisa saja, tapi 99.99% impossible menang. Buat rame-rame doank sih bisa. Tapi ya makan biaya banyak. Walaupun menang dipilgub DKI, apalagi kalau kalah. Kalau kalah dipilgub bagaimana?. Itu gampang. Banyak jabatan politis tersedia untuknya. Bisa jadi sekjen, waketum, bahkan mak bedunduk jadi ketum pun bisa. Kenapa tidak? Dengan bimbingan ayahanda, bisa belajar politik. Menjadi penentu kebijakan internal ini itu. Mempengaruhi dan memerintah orang. Masih ada waktu sekitar 8 tahun sampai dengan 2024.

Semua rencana ini tentu sah-sah saja. Boleh-boleh saja. Tidak ada aturan hukum yang dilanggar. Kita cuma melihat dan membaca apa yang tersaji didepan mata. Kalau pun tidak terjadi persis seperti itu, ya itulah politik. Yang kemaren komitmen bersama bisa berpisah, yang kemaren musuhkan hari ini bersama. Yang sudah deklarasi bisa bubar, yang tadinya berantem malah bersatu.


Yang kebangetan itu ya PKB, PPP dan PAN. Dapat apa coba sekarang ? Nunggu 10 tahun lagi baru dapet sesuatu? masih ada gitu mereka di posisinya?

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...