Sejak Kabupaten Nias Selatan Mekar, Drainase Jalan Pramuka Teluk Dalam Dibangun di Era Hilarius Duha

Foto: Alat Berat Sedang Menggali Parit Jalan Pramuka Pasir Putih Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan yang sebelumnya tidak pernah tersentuh pembangunan drainase| Elyans Harita


Jalan Pramuka Pasir Putih Pasar Telukdalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan - Sumatera Utara mulai bersolek untuk menyambut Pesta Ya'ahowu 2016 yang kabarnya akan dilaksanakan juga di Kabupaten Nias Selatan. 

Yups....penggalian drainase di jalan pramuka Teluk Dalam ini sendiri merupakan yang pertama dilakukan sejak Kabupaten Nias Selatan dengan lantang dan gagah berani memekarkan diri dari Kabupaten Nias sejak tahun 2003 yang lalu.

Bertahun-tahun warga jalan pramuka pasir putih Kecamatan Telukdalam, Nias Selatan maupun masyarakat Nias Selatan yang melewati jalan pramuka tersebut harus penuh perjuangan untuk bisa melewatinya, dikarenakan jalan pramuka sering banjir kalau musim hujan dan badan jalan yang penuh batu-batu besar.

Terakhir kali pembangunan badan jalan di jaman Bupati Fahuwusa Laia, namun itu hanyalah SEBATAS badan jalan tidak dengan DRAINASEnya.

Ditahun 2015 tepatnya di bulan Juni 2015, warga jalan pramuka dengan patungan membeli batu untuk menimbun badan jalan yang seperti kubangan kerbau.

Baca di pasangmata.com

ADA 'KALI' DI TENGAH JL PRAMUKA PASIR PUTIH, TELUKDALAM NIAS

Foto: Jalan Pramuka Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan Sebelum digali drainase | Jastis Bago 2015


Sejak Idealisman Dachi berkuasa di bumi Nias Selatan, Jalan Pramuka Kecamatan Telukdalam tidak perrnah tersentuh pembangunan apapun, baik itu perbaikan badan jalan yang memang hancur lebur seperti kubangan sapi maupun penggalian parit untuk memudahkan aliran air yang tergenang.

Ada banyak isu yang berkembang pada saat itu. Ada yang mengatakan bahwa lokasi jalan pramuka adalah lokasi tidak berguna bagi kota Teluk Dalam sebagai ibukota Kabupaten Nias Selatan. Ada juga yang berpendapat bahwa ada kepentingan politik di masa itu, dimasa Idealisman Dachi menjadi Bupati Kabupaten Nias Selatan.

Dikutip dari indonias.com, Kadis PU, Yusuf Nache, ST mengatakan bahwa drainase jalan pramuka sengaja ditutup oleh masyarakat jalan pramuka. Tapi Camat Telukdalam, Aferili Harita membantah pernyataan Kadis PU tersebut. Bahkan menurut Aferili Harita, warga jalan pramuka bersedia memberikan lahannya untuk  penggalian parit jika memang pemerintah pada masa itu bersedia dan serius membangun jalan pramuka.

Yah...itulah mereka, mereka yang berkuasa. Mereka dengan mudah mengatakan ini itu....Akhirat lah yang akan menilai mereka kelak. Bapak disurgalah yang berhak menentukan atas kebaikan dan kejahatan yang mereka lakukan apakah pantas diterima atau tidak...Aku ? hanyalah seorang blogger bukan juga wartawan apalagi anggota dewan pers.

Foto: Lelang Pembamgunan Drainase Jalan Pramuka Pasir Putih Teluk Dalam | LPSE Nias Selatan


Doa orang benar pastilah dijawab oleh sang pemilik bumi dimana Nias Selatan ada didalamnya. Dibawah kepemimpinan Dr. Hilarius Duha, SH.MH, pembangunan drainase jalan pramuka Teluk Dalam dimulai sejak tanggal 5 September 2016, dan hari ini adalah penggalian parit menggunakan alat berat.

Untuk pembangunan badan jalan pramuka, dengar-dengar akan dilakukan setelah drainase selesai dibangun, hal ini untuk memperlancar aliran air.

Lalu apakah ada hubungannya dengan PESTA Ya'ahowu yang pembukaannya sendiri akan dilakukan di Nias Selatan?

Tidak ada hubungannya sama sekali, Kota Teluk Dalam, termasuk jalan pramuka, "MAOKAFU-KAFU NA" dalam menyambut pesta Ya'ahowu 2016.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...