SBY: Perwira TNI-Polri Jangan Bercita-cita Jadi Gubernur



Mantan Presiden RI yang ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengingatkan para perwira TNI-Polri untuk tidak bercita-cita menjadi kepala daerah dari tingkat gubernur, bupati dan walikota.

Hal ini dikatakannya dalam pengarahannya kepada taruna, pengasuh, dan perwira TNI-Polri di Graha Samudra Bumi Moro, Markas Komando Armada Kawasan Timur, Surabaya, Selasa malam, Presiden mengatakan adalah hal wajar dan benar apabila seorang prajurit berkeinginan untuk menjadi jenderal, laksamana atau marsekal, demi pengabdian yang lebih luas lagi kepada negara (Antara, 22/12/2009).

Namun apa yang dikatakan SBY selagi menjabat sebagai Presiden RI tidak sama dengan kenyataan yang terjadi sekarang ini.

Adalah putra sulung sang mantan, Agus Harimurti Yudhoyono secara resmi tadi malam (22/9/2016) diusung menjadi calon gubernur dari koalisi Cikeas, Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN yang berpasangan dengan sang putri dari khayangan, Sylviana Murni.
Agus H. Yudhoyono, marupakan anggota militer dari TNI Angkatan Darat dengan pangkat Mayor. Jabatan terakhir menjadi Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning. Batalyon ini merupakan pasukan elite di Kodam Jaya.

Demi mengalahkan AHOK, sang putra dikorbankan untuk meninggalkan karirnya yang lagi cemerlang bahkan menurut salah satu pengamat, karir Agus di militer bisa saja mencapai puncaknya, yaitu menjadi Panglima TNI di kemudian hari.

"Saya sarankan kepada pihak-pihak yang menarik-narik Agus ke politik, urungkan niat," ujar Emrus kepada JPNN, Kamis (22/9).

Dia mengatakan, sangat kurang bijaksana jika tentara muda, aktif, dan hebat seperti Agus harus diseret ke dunia politik.

"Biarkan saja dia (meniti karir) menjadi Panglima TNI beberapa tahun ke depan," katanya.

Seperti diketahui pada Rabu (22/92016) Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN secara resmi mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk maju di Pilgub Jakarta 2017.


G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...