Pengerjaan Jalan Pramuka Telukdalam Nias Selatan Terkesan Lambat

Foto: Kondisi Jalan Pramuka Pasca Penggalian Drainase. Foto diambil ketika pekerja tidak sedang bekerja selama 2 hari.


Proyek pengerjaan Jalan Pramuka Pasir Putih Kelurahan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan terkesan lambat.

Bahkan para pekerja tidak selalu bekerja setiap harinya ditambah jumlah pekerja yang sedikit. Pada hari Senin dan Selasa, 19-20/9/2016 para pekerja tidak ada yang bekerja. Sehingga pengerjaan jalan pramuka terkesan sangat lambat.

Pasca digalinya jalur drainase menggunakan alat berat beberapa waktu yang lalu, sampai berita ini diturunkan Jalan Pramuka masih belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Hal dikarenakan adanya galian yang ditumpuk di badan jalan.


Dari informasi yang diperoleh, banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang terjebak ketika melewati jalan pramuka dari pasir putih (TPI) ke jalan besar Diponegoro. Ditambah tidak adanya papan informasi perihal jalan yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.

“Seharusnya pihak pemborong harus memberi plank pemberitahuan bahwa jalan tidak bisa dilewati, sehingga kita tidak terjebak seperti ini”. Ucap salah satu warga yang terjebak.


Sebelumnya, pembangunan badan jalan dan drainase jalan pramuka Teluk Dalam dimulai sejak tanggal 5 September 2016, dan hari ini adalah penggalian parit menggunakan alat berat. Dana pembangunan drainase dan badan jalan, jalan pramuka ini diambil dari APBD Kab. Nias Selatan 2016 dengan nilai pagu Rp. 500.000, (dibaca:Lima Ratus Juta Rupiah) untuk pembangunan drainase dan Rp. 2.5 Miliar untuk pembangunan badan jalan.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...