Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Nias Selatan T.A. 2015 Ditolak, Ini Alasannya



Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias Selatan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Nias Selatan tahun 2015 (21/9/2017), menolak dengan tegas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Nias Selatan 2015 tersebut.

Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nias Selatan tahun 2015 masih dibawah kepemimpinan Bapak Idealisman Dachi.

Menurut Thomas Dachi, SH, Ketua DPC Partai Gerinda Kabupaten Nias Selatan, ada 3 (tiga) hal permasalahan yang menyebabkan DPRD Kabupaten Nias Selatan menolak Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Nias Selatan tahun 2015, yaitu:

  1. Dana Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nisel sebesar Rp. 8.200.000.000,00 (8,2 Miliar) yang penggunaannya tidak pernah disepakati dalam pembahasan APBD dan P.APBD T.A 2015 akan tetapi dana tersebut sudah digunakan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.
  1. Dana Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) T.A 2015 Sebesar Rp. 3.500.000.000,00 (3.5 Miliar) Belum pernah disepakati DPRD Kabupaten Nias Selatan dalam Pembahasan APBD dan P.APBD T.A 2015 dan ternyata dana tersebut sudah dicairkan oleh Bendahara Kabupaten Nias Selatan.
  1. Dana Penambahan Modal Dari Pemerintah kepada BUMD sebesar Rp. 24.000.000.000,00 (24 Miliar)  pada Pembahasan Badan Anggaran DPRD Nias Selatan bersama TAPD Kab. Nias Selatan memutuskan bahwa Dana tersebut tidak bisa dicairkan sebelum ada Pertanggungjawaban BUMD Dana T.A 2013 dan T.A 2014 dan ternyata dana tersebut sudah digunakan.




G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...