Presiden Jokowi Resmikan Perluasan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara

Foto: Presiden Jokowi Resmikan Perluasan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara | Biro Pers Setpres

Presiden Joko Widodo meresmikan perluasan dan pembangunan Pelabuhan Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara hari ini (20/08/2016). Ini merupakan rangkain kegiatan Presiden Jokowi selama melakukan kunjangan kerja di Sumatera Utara.

Saat melakukan peresmian groundbreaking pengembangan Pelabuhan Sibolga Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan beberapa pejabat daerah setempat.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh, perluasan Pelabuhan Sibolga  akan diperluas 24000 teus per tahun. Nantinya akan dikembangkan menjadi 60000 teus, akan menjadi 3 kali lipat dari yang sekarang.

Presiden Jokowi menginginkan bahwa perluasan Pelabuhan Sibolga ini harus sudah rampung pada akhir tahun mendatang.

Dengan perluasan tersebut, diharapkan Pelabuhan Sibolga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Pantai Barat Sumut dan Danau Toba.

Presiden Jokowi Resmikan Perluasan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara | Biro Pers Setpres


Setelah groundbreaking di Sibolga, Presiden Jokowi akan bergabung dengan 9 menteri di Danau Toba. Selain ada Rapat Terbatas, juga akan menyaksikan konser dan karnaval kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Parapat dan Balige, 20-21 Agustus 2016. KKPDT 2016 ini akan menjadi puncak peringatan HUT ke-71 RI.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, tahun 2016 adalah tahun percepatan bagi pariwisata setelah sektor ini dijadikan prioritas pembangunan oleh Kabinet Kerja Presiden Jokowi. Pariwisata, infrastruktur, pangan, energi dan maritim adalah lima prioritas presiden dalam membangun Indonesia. "Karena itu kami pun membuat tim percepatan, dari 10 Top Destinasi, percepatan wisata bahari, percepatan wisata halal, sampai percepatan wisata kuliner dan belanja," ucar Arief.

G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...