Pemkab Deli Serdang Tetap Akan Tutup RM Babi Panggang Karo

Pasca Didemo Ormas Islam Beberapa Hari Lalu
Pemkab Deliserdang: Boleh Jualan Asal Makanan Halal



Menanggapi adanya aksi ratusan anggota massa Ormas Islam yang melakukan demo di Kantor Bupati dan DPRD Deliserdang beberapa hari lalu, mendapat tanggapan dari pemerintah setempat.
Seperti diketahui, massa menuntut agar rumah makan Babi Panggang Karo (BPK) di sepanjang Jalinsum dan di sekitar Kantor Bupati Deliserdang ditutup. Atas aspirasi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang akan melakukan penataan rumah makan BPK.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Deliserdang Haris Binar Ginting menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tidak bisa menutup rumah makan Babi Panggang Karo (BPK).

Namun dalam hal ini, pemerintah hanya menghimbau agar tidak menjual makanan tidak halal. “Bukan ditutup, tetapi dilakukan penataan saja. Jangan menjual makanan tidak halal,” tegas Haris.

Lanjut Haris, masih ada makanan khas Batak lainnya yang halal seperti arsik, ayam pinadar dan makanan khas batak lainnya.

Menurut Haris, untuk lokasi yang dilarang menjual BPK sepanjang Jalinsum Kelurahan Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam sampai Simpang Lampu Merah Timbangan, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubuk Pakam.

“Yang dilarang berjualan BPK itu mulai dari jembatan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam sampai Simpang Lampu Merah Timbangan Lubuk Pakam, itu zona halal dan sudah ada Perbubnya,” jelas Haris.
Diterangkan Haris, Pemkab Deliserdang mempersilahkan untuk berjualan makanan khas batak tapi yang halal. “Silahkan berjulan tapi halal seperti berbahan ikan dan ayam. Kalau tetap berjualan tidak halal maka akan ditutup,” terang Haris.

Karo News


G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...