Bupati Nias Selatan Tinjau Pembangunan Bandara Lasondre

Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, SH., MH meninjau perkembangan pembangunan Bandar Udara Lasondre (Jumat, 10 Juni 2016). Bupati bersama rombongan disambut oleh Kepala Bandar Udara Lasondre, Bapak Khairul dan beberapa pejabat pemerintahan Pulau-pulau Batu. Menurut Hilarius Duha, pembangunan Bandar Udara untuk mendukung dan meningkatkan kegiatan pariwisata di Pulau-pulau Batu mengingat Kepulauan Batu-batu memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar. Hal ini merupakan kekayaan Nias Selatan yang luar biasa.

Sumber : Hiliarius Duha

Sekilah Tentang Bandar Udara Lasondre

Bandar Udara Lasondre adalah bandar udara yang terletak di ujung utara Pulau Tanah Masa, Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias SelatanSumatera Utara. Bandara ini memiliki Panjang Landasan / Arah / PCN : 1400 x 23 m / 06-24 / 5 FCZU, serta mempunyai Terminal Domestik : 120 M2 Jenis pesawat yang bisa mendarat : Fokker 50/Avro RJ100 Panjang landasan pacu (run way) Bandara Lasondre meter menjadi 10/28 berukuran 2,300 by 60 meter (7,546 × 197 ft) awal bulan Agustus 2014 untuk maskapai Indonesia AirAsiaPenas AirGatari Air ServiceGaruda IndonesiaLion AirCitilinkSriwijaya AirFireflyMalindo AirNam Air dan Singapore Airlines. (Wikipedia)

Sumber : Hiliarius Duha
Bandar Udara Lasondre Termasuk Jenis Bandara Spoke
Bandar udara Lasondre ini merupakan Bandara spoke (pengumpan) dan pusat bencana yang memiliki luas ± 58Ha (sertifikat 2014) dengan total luas lantai gedung terminal 100 m². Bandara ini beroperasi dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00 waktu lokal dan pada saat – saat tertentu dapat beroperasi apabila dibutuhkan. Bandara yang beralamat di komplek bandar udara Lasondre pulau Tanamasa Gugusan Pulau – pulau batu Nias Selatan.
Dalam rangka mewujudkan kemudahan prasarana dan sarana transportasi dengan menggunakan moda transportasi udara saat ini sedang diupayakan oleh Pemerintah pusat melalui Kantor unit penyelenggara bandar udara Lasondre perlu dukungan penuh unsur Pemerintah daerah baik Propinsi Sumatera Utara maupun Kabupaten Nias Selatan dalam menghadapi arus dunia yang bergerak sangat dinamis. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan dalam penggunaan prasarana dan sarana transportasi udara. Kemudahan transportasi udara ini juga sangat memungkinkan dalam meningkatkan mobilisasi masyarakat Kabupaten Nias selatan maupun kunjungan dari berbagai kota dan Negara mengingat salah satu sektor yang ingin dikembangkan adalah sektor pariwisata.
Sumber : Hiliarius Duha

Selain itu juga karena di Bandar Udara Lasondre sendiri terdapat di salah satu gugusan kepulauan yakni Pulau-pulau Batu yang terdiri dari 101 pulau, maka penumpang harus menggunakan angkutan Laut harus berangkat terlebih dahulu dari Pulau Tello yang merupakan Kecamatan di Pulau-Pulau Batu Nias Selatan dan jarak yang ditempuh dari Pulau Tello menuju Lasondre kurang lebih 20 menit menggunakan angkutan laut. Hal ini akan sangat memerlukan banyak waktu bagi warga yang hanya memiliki waktu singkat. Kendati demikian cara ini masih tetap ditempuh mengingat diperlukannya moda transportasi udara dan minimnya armada pesawat terbang yang beroperasi di Bandara Udara Lasondre Pulau-Pulau Batu Nias Selatan.

Komitmen Penyelenggara Bandar Udara Lasondre , Motto “Lasondre Menggeliat” kerja , kerja dan kerja mengejar ketinggalan dengan keterbatasan yang ada tetap berkarya maksimal guna meningkatkan pelayanan pada sektor transportasi udara khususnya dan pada umumnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta membuka isolasi dengan kelancaran akses Pulau pulau Batu Nias selatan. (bandaralasondre.com)




G+

APA KOMENTAR ANDA?
BERITA MENARIK
loading...
BERITA TERBARU
    Loading...